Halaman Utama Berita situs
OKX — Ulasan Bursa Kripto 2025: Biaya & Keamanan
Updated: 04.05.2025

OKX – Ulasan Bursa Kripto 2025: Biaya, Fitur, dan Keamanan

OKX adalah salah satu bursa mata uang kripto terbesar yang menyediakan beragam layanan bagi trader di pasar kripto maupun mereka yang terbiasa dengan Forex. Didirikan pada 2017 (awalnya bernama OKEx), platform ini telah berkembang menjadi layanan global dengan jutaan pengguna di seluruh dunia.



Situs Resmi Bursa OKX

Trading mata uang kripto memiliki risiko tinggi. Menurut berbagai data, sekitar 70–90% trader mengalami kerugian saat trading margin. Keuntungan konsisten memerlukan pengetahuan khusus. Sebelum memulai, Anda perlu memahami cara kerja instrumen ini dan siap menghadapi potensi kerugian finansial. Jangan pernah merisikokan dana yang jika hilang dapat berdampak buruk pada standar hidup Anda.

OKX telah memposisikan diri sebagai salah satu bursa unggulan untuk trader kripto aktif, termasuk mereka yang datang dari Forex: platform ini menyediakan likuiditas tinggi, alat canggih, dan akses pasar 24/7—sesuai bagi trader yang terbiasa dengan peluang tanpa henti. Berikut kita akan mengulas aspek utama penggunaan OKX.

Tinjauan Fitur Bursa OKX

OKX menghadirkan ekosistem trading multifungsi. Dalam satu platform, Anda dapat menemukan beragam produk—mulai dari trading spot konvensional hingga derivatif berleverage, pendapatan pasif melalui Earn, marketplace NFT, dan bahkan dompet Web3. Ragam opsi ini membuat OKX menjadi tempat yang serbaguna bagi investor kripto. Berikut detail fungsi dan layanannya.

Peluang Trading di Bursa OKX

Spot Trading

Pasar spot adalah inti dari setiap bursa, begitu juga di OKX. Platform ini mendukung lebih dari 350 mata uang kripto dan 500+ pasangan trading, mencakup koin utama (BTC, ETH, XRP, dsb.), stablecoin (USDT, USDC), dan berbagai altcoin. Ragam ini memungkinkan trader membeli dan menjual aset kripto secara instan di harga pasar. Industri mencatat bahwa OKX menyediakan likuiditas mendalam untuk pasangan utama—berdasarkan volume harian spot, bursa ini konsisten berada di peringkat 10 besar dunia.

Pangsa bursa kripto utama di pasar spot (Desember 2024). Menurut data CoinGecko, OKX menyumbang sekitar ~6,2% volume trading spot, menempatkannya di antara pemimpin industri. Sebagai perbandingan, Binance menguasai sekitar 34,7% pasar—melampaui pesaing lain dengan selisih signifikan.

Platform Spot Trading OKX

Antarmuka trading OKX nyaman dan kaya fitur. Terdapat chart profesional berbasis TradingView, order book, feed transaksi, serta tipe order yang dapat dikustomisasi. Berikut contoh tampilan trading spot OKX dengan chart dan formulir order:

Ini adalah cuplikan terminal spot OKX (pasangan BTC/USDC). Di sisi kiri terdapat daftar pasar, tengah menampilkan chart kandil dengan indikator teknikal, kanan menunjukkan order book dan transaksi terbaru, sedangkan bagian bawah adalah formulir entri order. Antarmukanya penuh alat bantu tetapi masih intuitif bagi trader berpengalaman.

Bagi pemula yang ingin transaksi sederhana, tersedia fitur “Convert”—penukaran instan satu kripto ke kripto lain berdasarkan harga pasar terkini, tanpa perlu melihat order book dan chart. Pada dasarnya, Convert melakukan market order cepat, cocok untuk menukar stablecoin dengan bitcoin, misalnya.

Margin Trading

OKX memungkinkan trading margin (leverage) di pasar spot. Trader bisa meminjam dana dengan jaminan aset mereka untuk membuka posisi yang lebih besar daripada modal sendiri. Leverage margin di OKX dapat mencapai 5×–10×, tergantung pada pasangan trading—untuk pasangan utama, hingga 10:1 tersedia. Ini menarik bagi trader berpengalaman dan mereka yang berpindah dari Forex, di mana trading margin adalah hal biasa.

Platform Margin Trading di OKX

Platform margin di OKX terintegrasi dalam antarmuka utama: Anda cukup mengubah mode order menjadi “margin” dan memilih leverage yang diinginkan. Ingat bahwa leverage meningkatkan potensi profit sekaligus risiko—OKX menerapkan kontrol risiko, termasuk mekanisme harga likuidasi (penutupan otomatis posisi jika margin tidak mencukupi) dan notifikasi peringatan. Bursa juga mensyaratkan jaminan tertentu untuk posisi dan memiliki sistem risiko bertingkat yang membatasi pinjaman maksimum untuk transaksi besar.

Memilih Leverage untuk Margin Trading di OKX

Futures dan Perpetual Swap

OKX termasuk salah satu pasar derivatif mata uang kripto terdepan. Bursa ini menawarkan kontrak futures dengan tanggal kedaluwarsa tertentu serta perpetual swap pada aset kripto populer. Kontrak perpetual bekerja layaknya futures tanpa tanggal jatuh tempo, dengan mekanisme pendanaan (funding) berkala antara posisi long dan short agar harga tetap dekat dengan pasar spot.

  • Leverage futures: Hingga 100× untuk kontrak BTC dan ETH utama. Leverage tinggi menarik spekulator dari pasar kripto maupun Forex yang ingin eksposur besar dengan jaminan relatif kecil. Contohnya, dengan leverage 100×, kendali 1 BTC hanya butuh margin 0,01 BTC. Sebagai perbandingan, Binance menawarkan hingga 125×, sedangkan Bybit hingga 100×.
  • Biaya derivatif: Sangat rendah—umumnya 0,02% untuk maker dan 0,05% untuk taker di OKX, sebanding dengan pesaing. Biaya bisa lebih turun lagi untuk trader dengan volume tinggi (rinciannya di bagian “Biaya”).
  • Jenis kontrak: Tersedia perpetual swap (diperbarui setiap 8 jam lewat pendanaan) dan futures dengan jatuh tempo kuartalan atau durasi lain. Fleksibilitas ini mendukung berbagai strategi—dari spekulasi jangka pendek hingga lindung nilai (hedging) jangka menengah.
  • Kedalaman pasar: OKX memiliki likuiditas tinggi pada pasar derivatif utama, setara dengan Binance dan Bybit. Banyak trader profesional mengapresiasi OKX atas likuiditasnya, dan bursa ini kerap berada di tiga besar dunia dalam volume perdagangan derivatif, bersama Binance dan Bybit.

Perlu diketahui bahwa BitMEX—dulu pemimpin tunggal di pasar derivatif kripto—kini tersaingi oleh platform seperti OKX dan Bybit. BitMEX masih menawarkan leverage hingga 100× dan mempopulerkan perpetual swap, tetapi likuiditasnya kebanyakan hanya terpusat di pasangan BTC/USD. OKX, sebaliknya, mendukung banyak kontrak (BTC, ETH, XRP, SOL, dsb.) dengan volume trading besar.

Options

Salah satu fitur lanjutan di OKX adalah trading opsi mata uang kripto. Opsi merupakan derivatif yang lebih kompleks, memberikan hak (namun bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual aset di harga tertentu pada masa depan. Sebelumnya, pasar opsi dikuasai platform khusus (seperti Deribit), tetapi OKX berhasil mengintegrasikan opsi bagi penggunanya.

  • Aset yang tersedia: BTC, ETH, dan SOL—aset kripto paling likuid untuk opsi di OKX. Sebagai perbandingan, Binance hanya menawarkan opsi BTC dan ETH terbatas.
  • Jenis opsi: Bergaya Eropa (hanya dieksekusi saat jatuh tempo). OKX menyediakan opsi call dan put dengan beragam strike price dan waktu kedaluwarsa.
  • Alat bantu opsi: Platform menampilkan perhitungan Greeks (Delta, Gamma, dsb.) dan metrik volatilitas, membantu trader dengan strategi lanjutan. OKX juga menyediakan bot dan strategi otomatis untuk opsi (seperti spreads, straddle) guna mempermudah pemula.
  • Likuiditas: Meskipun volume opsi lebih kecil daripada futures, OKX aktif menarik market maker, sehingga ada likuiditas memadai untuk kontrak opsi BTC dan ETH berukuran besar. Kedalaman likuiditas untuk strike utama di OKX sebanding dengan Deribit—padahal OKX bukan bursa khusus opsi.

Trading Opsi di Bursa OKX

Opsi dapat digunakan untuk lindung nilai atau strategi kompleks, sehingga kehadirannya di OKX menjadi nilai tambah bagi trader profesional. Pemula hendaknya berhati-hati dan belajar lebih dulu, karena opsi lebih rumit dibandingkan futures.

OKX Earn (Pendapatan Pasif)

Selain trading aktif, OKX menawarkan peluang pendapatan pasif lewat fitur OKX Earn. Ada berbagai produk—dari staking hingga tabungan kripto dan farming likuiditas.

  • Flexible Savings: Mirip deposito—Anda menempatkan koin (BTC, ETH, USDT, dsb.) dan mendapat bunga. Suku bunga bersifat variabel, tergantung kondisi pasar. Dana dapat ditarik kapan saja (jangka fleksibel).
  • Fixed Staking: Mengunci koin tertentu dalam jangka waktu tertentu (misalnya 30 atau 90 hari) untuk mendapat bunga lebih tinggi. Seperti deposito berjangka: “membekukan” aset selama periode tertentu menghasilkan imbal balik lebih besar.
  • DeFi Farming dan Liquidity Pool: OKX Earn terintegrasi dengan proyek DeFi—pengguna bisa ikut yield farming dan menyediakan likuiditas di berbagai blockchain. OKX berusaha menyederhanakan antarmuka dengan menggabungkan banyak protokol.
  • Dual Investment: Produk terstruktur yang memungkinkan Anda menetapkan harga beli atau jual kripto di masa depan, sambil tetap memperoleh bunga. Ini semacam gabungan deposito dan opsi—populer di Binance, dan OKX menyediakan instrumen serupa.

Staking di Bursa OKX

OKX Earn menarik bagi investor yang ingin memperoleh bunga dari aset yang dimiliki. Ulasan pengguna menyoroti beragam produk Earn, seringkali dengan suku bunga kompetitif—misalnya, bunga stablecoin terkadang melampaui Binance Earn. Selain itu, OKX secara berkala mengadakan promosi Launchpool (bagian dari Launchpad) untuk staking koin tertentu demi mendapatkan token baru.

Perlu diingat bahwa semua produk Earn melibatkan risiko pasar. OKX menegaskan bahwa pihaknya selektif dalam memilih pool DeFi dan menyimpan dana dengan aman, tetapi pengguna harus menyadari volatilitas serta risiko di smart contract.

Marketplace NFT dan Dompet Web3

OKX secara agresif mengembangkan segmen Web3 dan NFT. Bursa ini telah meluncurkan dompet terdesentralisasi (OKX Wallet) dan mengintegrasikan marketplace NFT.

  • OKX Wallet (Dompet Web3): Dompet multichain terdesentralisasi yang terhubung dengan ekosistem OKX. Mendukung puluhan blockchain (Ethereum, BSC, Polygon, Solana, OKTC, dsb.) serta memungkinkan pengguna menyimpan kripto secara non-kustodian (mereka memegang private key). Dompet ini tersedia dalam versi aplikasi seluler dan ekstensi peramban.

OKX Wallet menonjol karena integrasi erat dengan layanan bursa: misalnya, Anda bisa berinteraksi dengan protokol DeFi langsung dari antarmuka OKX. Dompet ini juga mendukung fitur X Routing—aggregator yang mencari tarif penukaran token terbaik di banyak DEX (Uniswap, PancakeSwap, dll.). Menurut perusahaan, OKX Wallet telah diaudit oleh Slowmist dan menempati peringkat kedua di keamanan CertiK Skynet (setelah MetaMask).

  • Marketplace NFT: OKX merilis platform perdagangan NFT yang beroperasi di lebih dari 10 blockchain (Ethereum, Solana, OKX Chain, Polygon, dll.) dan menggabungkan koleksi dari berbagai jaringan. Tidak ada biaya penjualan bagi penjual NFT di pasar sekunder—mereka hanya membayar biaya jaringan minimal. Pembeli pun hanya menanggung biaya transaksi. OKX juga mengadakan peluncuran NFT baru (OKX Drops) yang menampilkan koleksi dari artis dan proyek terkemuka.

Dengan Dompet Web3, pengguna bisa menjelajahi DeFi—misalnya, staking kripto di program farming langsung melalui dApp. Jadi, OKX memposisikan diri bukan hanya sebagai bursa terpusat, tapi jembatan menuju dunia DeFi dan NFT. Walau trader Forex mungkin kurang familier dengan segmen ini, hal ini menunjukkan inovasi teknologi di OKX.

Launchpad (Jumpstart) – Peluncuran Proyek Baru

Layaknya bursa top lain, OKX menyediakan platform peluncuran token—OKX Jumpstart Launchpad. Di sini, proyek kripto potensial melakukan initial exchange offering (IEO).

Untuk ikut Launchpad, umumnya wajib KYC dan menahan sejumlah OKB atau token tertentu di akun. Misalnya, pengguna mungkin harus men-stake OKB dalam jumlah tertentu selama beberapa hari sebelum penjualan agar memenuhi syarat. Kemudian, token baru didistribusikan secara proporsional terhadap kepemilikan peserta.

OKX mengumumkan proyek baru ini jauh hari, menyelenggarakan fase “pemanasan,” serta mempublikasikan panduan partisipasi. Proyek di OKX Jumpstart umumnya melalui proses seleksi internal—biasanya startup dengan setidaknya prototipe fungsional. Bagi investor, Launchpad menjadi peluang membeli token di harga awal sebelum listing (meskipun tidak ada jaminan profit). Adanya Launchpad menjadi keunggulan bagi mereka yang ingin mendukung inisiatif kripto baru dan berpotensi mendapat keuntungan ketika token naik pasca-listing.

Fitur Tambahan: Demo Trading, Bot, API

OKX berupaya menjadi platform berteknologi maju, berikut beberapa fitur lain yang berguna:

  • Demo Trading: OKX menyediakan mode paper trading untuk latihan tanpa risiko. Mode ini mereplika kondisi pasar sesungguhnya (kutipan, order) menggunakan dana “virtual.” Fitur ini langka dan sangat diapresiasi karena membantu pemula belajar serta trader berpengalaman menguji strategi.
  • Trading Bots: Terminal OKX menyertakan bot algoritmik untuk strategi otomatis. Pengguna dapat mengatur grid trading, arbitrase lintas bursa, DCA, dan lain-lain. Bot ini gratis bagi semua pengguna OKX (biaya trading standar tetap berlaku), memudahkan siapa pun—even non-programmer—untuk bertransaksi otomatis.
  • API dan Terminal Eksternal: Bagi trader profesional, OKX menyediakan API dengan batasan kueri (rate limit) yang lapang, memungkinkan koneksi bot kustom dan software eksternal. Juga kompatibel dengan platform seperti TradingView. Banyak trader tingkat lanjut (terutama dari Forex) menggunakan program khusus—OKX menyediakan solusi integrasi yang diperlukan.
  • Fiat Channels yang Didukung: Meski OKX fokus pada kripto, bursa ini mendukung deposit dan penarikan fiat melalui mitra. Ada platform P2P untuk tukar kripto-fiat secara langsung (lebih dari 90 mata uang dan berbagai metode pembayaran, termasuk transfer bank, Visa/MasterCard, PayPal, dsb.). OKX juga bekerja sama dengan penyedia pihak ketiga (MoonPay, Banxa, Simplex, dsb.) untuk pembelian fiat. Penarikan bank langsung hanya tersedia di beberapa wilayah (mis. AED di UEA); di kebanyakan kasus, pengguna mengandalkan P2P untuk mencairkan dana.

Terlihat jelas bahwa fungsionalitas OKX sangat luas. Bursa ini menggabungkan trading klasik dengan DeFi dan Web3, sejalan dengan tren terkini tentang platform keuangan serba ada. Bagi penggemar kripto, OKX menyediakan hampir semua layanan di satu tempat: trading, investasi, hingga solusi terdesentralisasi. Selanjutnya, kita akan membahas biaya dan kondisi trading di OKX.



Biaya dan Limit di OKX

Biaya menjadi faktor krusial ketika memilih bursa, terutama bagi trader aktif. OKX dikenal dengan biaya yang kompetitif, seringkali lebih rendah dibanding platform lain. Bursa ini juga memberikan diskon bagi pemilik volume trading tinggi atau yang memegang token OKB.

Token OKB di Platform OKX

Biaya Trading Spot

OKX menerapkan model biaya maker/taker klasik untuk spot trading. Tarif dasar bagi pengguna reguler adalah:

  • Maker: 0,08%—order limit yang menambah likuiditas
  • Taker: 0,10%—order market atau order yang langsung mengeksekusi likuiditas

Sebagai gambaran, tarif awal di OKX bisa sedikit lebih murah dibanding Binance (0,1%/0,1% maker/taker) dan KuCoin (0,1%/0,1%), serta sebanding dengan Bybit (sekitar 0,1%). Selain itu, terdapat opsi pengurangan biaya lebih jauh:

  • Diskon OKB: OKB adalah token utilitas OKX. Memegang sejumlah OKB tertentu menaikkan tier Anda. Misalnya, dengan ≥100 OKB, biaya turun menjadi 0,075% (maker)/0,09% (taker); ≥500 OKB menjadi 0,065%/0,07%; dan seterusnya hingga 0,06%/0,06% dengan ≥1000 OKB. Jadi, pemegang OKB bisa mendapat penghematan signifikan.
  • Level VIP berdasarkan volume: Pengguna dengan volume trading 30 hari besar atau saldo aset yang tinggi berhak atas status VIP. VIP 1, 2, 3, dan seterusnya, masing-masing menurunkan biaya lebih jauh. Misalnya, trader dengan volume di atas $100 juta bisa mendapat biaya yang jauh lebih rendah. OKX membagi pelanggan menjadi “Regular” (fokus pada kepemilikan OKB) dan “VIP” (fokus pada volume).

Pada akhirnya, biaya spot minimum bagi partisipan level tinggi bisa mencapai 0,06% atau bahkan lebih rendah. Meski tanpa status VIP, hanya dengan memegang OKB Anda sudah bisa memotong biaya. Ini merupakan keunggulan OKX: di Binance, diskon serupa menggunakan BNB (turun hingga 0,075%), di KuCoin menggunakan KCS (0,08%), sedangkan Bybit terkadang menawarkan biaya maker 0% dan 0,1% taker sebagai promo. Struktur OKX lebih stabil dengan minimum 0,06% bagi pengguna ritel pada tier tertentu.

Sebagian besar trader ritel mungkin tidak mencapai di bawah 0,06% kecuali memiliki volume masif. Meski begitu, meraih VIP 1 atau 2 sudah bisa menurunkan biaya menjadi sekitar 0,05%, yang cukup rendah. Intinya, biaya spot OKX tergolong kompetitif, dan bahkan untuk pengguna standar pun relatif ringan—ditambah opsi diskon dengan memegang OKB.

Biaya Futures dan Swaps

OKX juga unggul di segmen biaya derivatif, seringkali lebih rendah dibanding spot, mencerminkan volume trading yang lebih besar:

  • Maker (futures): ~0,02% (tarif dasar)
  • Taker (futures): ~0,05% (tarif dasar)
  • Opsi: sekitar 0,03% untuk kedua sisi (tarif tunggal pada opsi)

Artinya, misalnya Anda trading kontrak BTCUSDT bernilai $10.000, biayanya hanya $2–$5, jauh lebih rendah daripada pasar tradisional atau bahkan beberapa broker Forex yang spread-nya setara 0,01–0,03%.

Mekanisme diskon pada derivatif serupa dengan spot: memegang OKB atau mencapai level VIP dapat menurunkan persentase. Market maker institusional bisa meraih biaya maker nol atau negatif (rebate)—pada tier VIP teratas, biaya maker bisa 0% atau di bawahnya, mendorong pasokan likuiditas. Dulu, Bybit dan BitMEX menawarkan biaya maker negatif (-0,025%), sementara OKX kerap mencantumkan 0% sebagai minimum.

Bagi trader rata-rata, inti utamanya adalah biaya trading derivatif di OKX lebih murah dibanding Binance (0,02%/0,04% tarif dasar). Bybit mencantumkan tarif derivatif sekitar 0,075%/0,075%, yang lebih tinggi ketimbang OKX. Jadi, OKX menonjol di antara bursa besar lainnya dalam hal biaya derivatif yang terjangkau.

Biaya Deposit dan Penarikan

Deposit: OKX tidak membebankan biaya deposit internal untuk mata uang kripto (hanya biaya jaringan blockchain ketika mengirim). Pembelian kripto dengan kartu atau P2P mungkin memiliki biaya dari penyedia pihak ketiga, namun OKX sendiri tidak memungut biaya deposit fiat.

Penarikan: Biaya penarikan bervariasi menurut mata uang kripto, sesuai biaya transaksi jaringan. OKX tidak menambahkan markup tetap; pengguna hanya membayar biaya miner/gas. Untuk BTC, misalnya, ~0,0002 BTC. Untuk token ERC-20, bergantung kepadatan jaringan.

OKX memberi opsi kecepatan transaksi: standar atau prioritas (dengan biaya jaringan berbeda). Pendekatan ini umum di bursa besar. Untuk jaringan populer, kadang biaya penarikan cuma beberapa sen—mis. USDT di TRC-20.

Limit Penarikan: Setelah KYC, OKX memberikan limit penarikan yang luas—verifikasi level 1 biasanya membolehkan hingga 200 BTC per hari (melewati $5 juta), level di atasnya bahkan lebih. Hanya sedikit pengguna yang menyentuh limit ini. Tanpa KYC, penarikan tidak diperkenankan—OKX mewajibkan verifikasi.

Penukaran di Dompet: Jika menggunakan OKX Wallet untuk swap terdesentralisasi lewat X Routing, Anda hanya membayar biaya jaringan plus slippage minimal (~0,5%). OKX tidak menambahkan biaya ekstra—ini bagian dari pengalaman DeFi.

Diskon OKB dan Program VIP

Berikut detail tentang OKB dan VIP, karena keduanya kunci struktur biaya:

  • Token OKB: Token utilitas platform dengan suplai terbatas. Selain memberi diskon biaya trading, OKB digunakan di Jumpstart (IEO) dan program loyalitas. Bagi biaya, memegang minimal 100 OKB (~$500 per 2025) bisa bermanfaat bagi trader aktif, karena penghematan komisi berpotensi mengganti biayanya. Di samping itu, pemilik OKB dapat ikut voting listing dan terkadang menerima bonus dari distribusi OKX Earn.
  • Level VIP: OKX memiliki VIP tier 1–8 (dan lebih tinggi untuk volume raksasa). Misalnya, VIP1: volume 30 hari > $10 juta atau aset > $100k; VIP2: > $50 juta atau aset > $1 juta, dan seterusnya. Semakin tinggi VIP, semakin rendah biaya, bahkan bisa 0,02% untuk taker atau 0% bagi maker di tingkat tertinggi. Pelanggan VIP juga mendapat manajer pribadi, dukungan prioritas, dsb. Klien institusi (fund, market maker) kadang menegosiasikan ketentuan spesial dan koneksi FIX API untuk latensi minimal.
  • Status Matching: OKX kadang menawarkan pencocokan status VIP bagi trader yang berpindah dari bursa lain—jika Anda VIP di tempat lain, OKX bisa memberikan level yang setara. Strategi ini membantu menarik volume besar.

Biaya Transparan: OKX memublikasikan tabel biaya detail untuk setiap tier dan instrumen. Jarang ada perubahan mendadak. Pengguna mengapresiasi transparansi ini: tidak ada “biaya tersembunyi” atau spread yang dilebihkan. Beberapa ulasan negatif soal biaya biasanya dari pengguna baru yang tidak menyadari bahwa pembelian via kartu melibatkan penyedia pihak ketiga.

Singkatnya, struktur biaya OKX dirancang agar tetap rendah, terutama bagi pengguna aktif. Biaya spot sudah termasuk terendah, dan biaya derivatif berada di posisi atas untuk keterjangkauan. Sementara itu, platform mendorong volume besar dan penggunaan OKB, sejalan dengan kebutuhan trader institusional. Trader pemula juga diuntungkan dengan tarif standar yang ramah dan fitur gratis di dalamnya (seperti bot, demo trading). Selanjutnya, kita akan membahas keamanan OKX—perlindungan akun, penyimpanan aset, dan rekam jejak bursa terhadap peretasan.

Di bawah ini kita akan meneliti keamanan OKX, termasuk proteksi akun, penyimpanan dingin, serta riwayat peristiwa terkait keamanan.



Keamanan: Perlindungan Dana dan Akun

Keamanan adalah hal utama saat memilih bursa kripto. Industri ini pernah mengalami banyak peretasan dan kehilangan dana. Trader ingin tahu bagaimana bursa menyimpan aset, protokol keamanan yang dipakai, serta riwayat insiden. OKX kerap dinilai sebagai salah satu bursa besar paling andal: hingga 2025, belum ada insiden peretasan besar atau kehilangan dana pengguna. Mari kita lihat caranya.

Penyimpanan Dana: Cold Wallet dan Proof of Reserves

OKX menyatakan bahwa mayoritas dana pengguna disimpan di cold wallet “offline,” terpisah dari internet. Ini praktik standar: bursa hanya menempatkan likuiditas yang diperlukan di hot wallet untuk memenuhi penarikan harian, sementara sisanya diamankan di brankas offline. Jika hot wallet diretas pun, kerugian tidak besar dibanding total cadangan, dan akan ditanggung oleh dana asuransi bursa.

Pasca runtuhnya FTX pada 2022, banyak platform mulai merilis Proof-of-Reserves untuk meningkatkan transparansi. OKX termasuk yang pertama merilis laporan Merkle-tree Proof-of-Reserves bulanan sejak akhir 2022. Hingga akhir 2024, OKX telah menerbitkan 23 laporan yang menunjukkan rasio cadangan 1:1 untuk aset pengguna. Singkatnya, untuk setiap BTC milik pengguna, OKX memegang setidaknya 1 BTC di wallet-nya. Pengguna bisa memverifikasi laporan ini secara kriptografis, menambah transparansi.

OKX juga menekankan bahwa dana klien dipisahkan (segregated) dari dana operasional perusahaan. Ini memastikan deposit pelanggan tidak digunakan untuk biaya bisnis, sesuai ekspektasi regulator. Artinya, jika terjadi masalah keuangan, OKX tidak akan mengambil koin milik pengguna.

Perlindungan Akun: 2FA, Anti-Phishing, Whitelist

Dari sisi pengguna, langkah keamanan utamanya meliputi:

  • Two-Factor Authentication (2FA): OKX sangat menyarankan mengaktifkan 2FA untuk login dan penarikan. Bisa via Google Authenticator, SMS, atau email. Faktor kedua ini secara drastis mengurangi risiko akses tanpa izin, bahkan jika kata sandi Anda bocor.
  • Anti-Phishing Code: Pengguna dapat menetapkan kode pribadi yang selalu tampil di email resmi OKX. Ini membantu membedakan pesan asli—jika email tiba tanpa kode yang benar, kemungkinan phishing.
  • Whitelist Alamat Penarikan: OKX dapat membatasi penarikan hanya ke alamat yang disetujui sebelumnya. Walau penjahat menembus akun, mereka tak bisa mengirim dana ke alamat baru tanpa konfirmasi tambahan.
  • Fund Password: PIN atau kata sandi terpisah yang dibutuhkan untuk memulai penarikan, berbeda dari kata sandi login. Tak semua bursa memilikinya, namun ini penghalang ekstra bagi peretas.
  • Monitoring Aktivitas dan Perangkat: Profil akun menampilkan login terbaru berdasarkan perangkat dan IP, juga dapat diatur notifikasi login. Anda bisa segera mendeteksi login mencurigakan.
  • Pembekuan Akun: Jika akun diduga diretas, pengguna bisa membekukannya agar semua aktivitas terblokir hingga masalah terselesaikan dengan dukungan.

Semua hal ini menjadikan akses ilegal sulit terjadi, selama pengguna mempraktikkan keamanan dasar (kata sandi kuat, mengaktifkan semua opsi keamanan, tidak membagikan detail login). Ulasan secara umum memuji fitur ini—meski kadang memperlambat penarikan, pengguna menyadari ini penting demi keamanan.

Keamanan Internal dan Audit

OKX memiliki sistem terintegrasi bernama OKX Protect, mencakup firewall jaringan, pemantauan anomali, hingga kontrol akses staf. Bursa mengklaim menjalani penilaian eksternal ketat oleh pakar keamanan. Firma audit seperti Slowmist dan CertiK—yang terkenal di ranah blockchain security—telah menguji infrastruktur OKX dan memberikan skor tinggi.

OKX juga membentuk Cyber Defense Unit dan merekrut pakar ex-perbankan untuk memperkuat protokol. Segala aktivitas mencurigakan atau percobaan peretasan akan memicu respons cepat. Berdasarkan catatan—tanpa pelanggaran besar di 2021 maupun 2022–2024—upaya ini terbukti efektif dan menjadi nilai plus dibanding bursa lain.

OKX pun menyimpan dana asuransi. Biasanya, “dana asuransi” terkait derivatif untuk menutup saldo negatif ketika pasar bergejolak, tetapi sebagian cadangan ini dialokasikan untuk keadaan darurat lain. Pengguna dapat yakin jika terjadi masalah, bursa telah menyiapkan sumber dana untuk kompensasi.

Riwayat Insiden

OKX (OKEx) belum pernah mengalami peretasan sukses. Namun, ada satu peristiwa besar yang memengaruhi reputasinya: pada Oktober 2020, OKEx menangguhkan penarikan selama lima minggu karena pemegang private key (co-founder Star Xu) ditahan aparat Tiongkok untuk penyelidikan. Pengguna tak bisa menarik dana selama periode tersebut, memunculkan kekhawatiran. Akhirnya, tidak ada dana pengguna yang hilang—ketika kunci dipulihkan, OKX melanjutkan operasi dan memberi program loyalitas sebagai permintaan maaf. Ini bukanlah kegagalan teknis atau kerugian dana, namun menekankan pentingnya manajemen kunci yang terdesentralisasi. Sejak itu, OKX menyempurnakan prosedurnya.

Tidak ada insiden besar lain yang berdampak pada pengguna. Sementara Binance pernah diretas pada 2019 ($40 juta hilang, diganti SAFU) dan KuCoin pada 2020 ($280 juta, sebagian besar dipulihkan), OKX tidak mengalami krisis semacam itu. Ini menjadi keunggulan kompetitif dalam membangun kepercayaan.

Reputasi Andal

Sebagai kesimpulan, OKX membangun rekam jejak andal, ditunjang oleh:

  • Tidak ada peretasan sukses atau kehilangan dana pengguna
  • Proof-of-Reserves bulanan yang menunjukkan cakupan likuiditas penuh
  • Nilai audit tinggi (Slowmist, CertiK)
  • Perlindungan akun komprehensif (2FA, whitelist, anti-phishing)
  • Dana asuransi dan kesiapan kompensasi
  • Transparansi: memublikasikan detail keamanan hingga algoritme Proof-of-Reserves

Hal ini krusial bagi trader besar dan institusional, menjelaskan mengapa 50 juta trader mempercayakan lebih dari $29 triliun total volume trading di OKX. Meski pengguna sebaiknya selalu waspada, platform ini menyediakan langkah keamanan yang kuat.

Selanjutnya, mari kita tinjau bagaimana OKX mematuhi regulasi di berbagai negara dan proses KYC yang diterapkan kepada pelanggannya.



Regulasi dan KYC

Bursa kripto di seluruh dunia menghadapi lanskap regulasi yang terus berkembang. Pada 2023–2025, banyak wilayah mulai menerapkan lisensi khusus untuk platform kripto. OKX, yang menargetkan pasar global, secara aktif mengikuti persyaratan terbaru. Mari lihat bagaimana OKX beroperasi di yurisdiksi utama, terutama UE dan UEA, serta proses verifikasi identitas (KYC) bagi pengguna.

Lisensi MiCA di Uni Eropa

Pada 2024, UE menyetujui kerangka kerja Markets in Crypto-Assets (MiCA)—undang-undang kripto yang komprehensif. Regulasi ini mewajibkan bursa memiliki otorisasi (lisensi) untuk melayani Uni Eropa. OKX adalah salah satu yang pertama mengambil langkah terkait aturan baru tersebut.

Pada Januari 2025, OKX mengumumkan penerimaan “prapengesahan” MiCA dari Otoritas Jasa Keuangan Malta (MFSA). Ini menandakan persetujuan awal MFSA, menjadikan OKX bursa global pertama yang meraih status tersebut di UE. Prapengesahan menunjukkan OKX memenuhi standar ketat permodalan dan perlindungan konsumen. Saat MiCA berlaku penuh (ditargetkan awal 2025), OKX berencana memperoleh lisensi lengkap, memungkinkan layanan bagi 450 juta penduduk EEA dari hub Eropa di Malta.

Lisensi MiCA sangat meningkatkan kredibilitas OKX. Artinya, platform ini akan beroperasi secara legal di 27 negara UE, menarik minat pengguna ritel maupun institusional. Bagi trader, ini menegaskan kepatuhan OKX pada standar keuangan dan pengawasan regulator Eropa.

Lisensi VARA di Dubai (UEA)

Kawasan Timur Tengah menjadi wilayah strategis bagi OKX. Pada 2022, Dubai membentuk Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) guna mendorong UEA sebagai pusat kripto global. Pada Oktober 2024, OKX resmi meluncurkan bursa berlisensi di UEA dengan lisensi operasional penuh dari VARA.

Pihak OKX menyatakan mereka “bursa kripto global pertama yang diberi lisensi penuh untuk layanan ritel dan institusi di UEA.” Ini mengukuhkan status resmi OKX di sana. Dengan lisensi VARA, OKX dapat menerima deposit dan penarikan langsung dalam dirham UEA (AED) via bank lokal, plus dukungan bahasa Arab dan produk lokal yang sesuai regulasi setempat.

Ini membuat UEA jadi salah satu sedikit lokasi di mana OKX mendukung perbankan fiat langsung. Ini perkembangan penting, sebab banyak bursa enggan menjalin kerja sama erat dengan bank. Bagi trader di Timur Tengah, OKX menawarkan gabungan likuiditas global dan layanan lokal yang sah.

Wilayah Lain: Singapura, Australia, Hong Kong

OKX terus berekspansi di berbagai tempat:

  • Singapura: Pada 2023, OKX meraih Lisensi Major Payment Institution (MPI) dari Monetary Authority of Singapore. Izin ini memungkinkan pertukaran digital payment token di Singapura. Crypto.com dan DBS Vickers memiliki lisensi serupa.
  • Australia: OKX memulai layanan di Australia, mendaftar di AUSTRAC sebagai penyedia mata uang digital. Per 2024, bursa ini tersedia bagi pengguna Australia tanpa memerlukan lisensi lokal lain selain pendaftaran.
  • Turki dan Brasil: OKX membuka kantor dan layanan lokal. Kedua negara tengah mengembangkan regulasi kripto, namun kehadiran fisik memudahkan kepatuhan di masa depan.
  • Hong Kong: Pada 2023, Hong Kong memperkenalkan lisensi VASP untuk bursa kripto. OKX sempat mendaftar namun membatalkannya pada Mei 2024, menghentikan layanan bagi penduduk Hong Kong, kemungkinan karena pembatasan retail dan regulasi ketat. Bursa ini memilih fokus ke wilayah lain, menyisakan Hong Kong hanya bisa mengakses layanan terdesentralisasi OKX Wallet. Ini menunjukkan fleksibilitas OKX—jika aturan lokal terlalu ketat atau tak menguntungkan, mereka beralih.
  • AS dan Kanada: Bursa terpusat OKX tidak beroperasi di AS atau Kanada, lantaran pembatasan regulasi. Pengguna di wilayah tersebut hanya bisa mengakses OKX Wallet yang terdesentralisasi. Artinya, penduduk AS/Kanada tidak dapat trading di OKX.

Simpulannya, OKX menempuh strategi operasi teregulasi. Sejak 2023 hingga 2024, platform ini meraih empat lisensi dan pendaftaran baru di tujuh yurisdiksi, termasuk pasar tersebut di atas, menunjukkan tekadnya menjadi alternatif global berlisensi di tengah tantangan regulasi yang dihadapi Binance di beberapa negara.

KYC: Prosedur Verifikasi Pengguna

Formulir Pendaftaran Akun OKX

Sesuai undang-undang AML/CTF, OKX mewajibkan verifikasi identitas (KYC) bagi seluruh pengguna untuk mengakses fitur penuh. Tanpa KYC, Anda hanya bisa melihat platform atau menggunakan fitur P2P/Web3 Wallet terbatas, tetapi tidak dapat trading maupun menarik dana.

Tahapan KYC OKX adalah:

  1. Verifikasi Dasar (Level 1): Mengisi nama lengkap, negara tempat tinggal, dan tipe/nomor dokumen (paspor, KTP, atau SIM). Biasanya diikuti unggahan scan dokumen dan swafoto. Verifikasi bisa otomatis dalam hitungan menit. Level 1 memberi limit dasar, memungkinkan trading dan penarikan terbatas.
  2. Verifikasi Lanjutan (Level 2): Membutuhkan foto dokumen jelas dan video selfie singkat (memutar kepala, berkedip, dll.) guna membuktikan “keberlangsungan hidup.” Mungkin juga diperlukan dokumen alamat (tagihan utilitas atau rekening koran). Ini membuka limit penarikan lebih tinggi dan akses penuh ke semua produk (termasuk futures, Launchpad, dsb.).
  3. Verifikasi Alamat (kadang Level 3): Di beberapa negara, Anda perlu mengonfirmasi alamat tempat tinggal secara terpisah jika belum dilakukan.
  4. KYC Perusahaan: Bagi institusi, ada proses khusus, dengan dokumen pendaftaran perusahaan, data pemilik manfaat, dsb.

Keamanan Ekstra untuk Akun OKX

OKX berupaya mempermudah proses KYC—Anda bisa melakukannya via aplikasi seluler dengan kamera ponsel. Banyak pengguna melaporkan hasil cepat, hanya beberapa menit atau jam. Ulasan Cointelegraph mencontohkan KYC selesai dalam 5 menit jika foto dokumen jelas.

Beberapa pengguna mengkritik keharusan KYC, mengenang “zaman dulu” saat OKX (OKEx) tidak mewajibkan ID. Namun kini, praktik ini sudah lumrah: kebanyakan bursa besar (Binance, Bybit, KuCoin) juga menerapkannya. Trading anonim umumnya hanya tersisa di DEX tertentu atau platform kecil, tidak sesuai untuk volume besar.

Privasi Data: OKX menegaskan data KYC disimpan aman dan hanya dipakai untuk kepatuhan hukum (AML, pencegahan kejahatan). Pada 2023, beberapa bursa pernah mengalami kebocoran data KYC (misalnya Binance pada 2019 via layanan pihak ketiga), namun OKX belum menghadapi kasus semacam itu. Memegang lisensi UE atau Dubai juga mewajibkan perlindungan data ketat.

Trader Forex umumnya familier dengan proses KYC semacam ini, sebab broker Forex sudah lama mensyaratkan bukti ID dan alamat. Jadi, di sini OKX sejalan dengan standar industri, memverifikasi pengguna untuk menekan tindak pencucian uang.

Kepatuhan AML dan Kerja Sama dengan Otoritas

Sebagai pemegang atau calon pemegang lisensi, OKX menerapkan pemantauan transaksi demi mendeteksi pencucian uang atau aktivitas mencurigakan lainnya. Deposit besar atau tak wajar bisa memicu permintaan bukti dana. OKX juga memblokir akun yang terkait alamat darknet atau terkena sanksi, bekerja sama dengan firma analisis blockchain (Chainalysis, Elliptic).

Misalnya, OKX pernah membekukan dana yang ditelusuri ke exploit DeFi atau mixer sambil menunggu penyelidikan. Beberapa pengguna mengeluh: “OKX memblokir penarikan saya tanpa alasan,” namun bursa menjalankan kewajiban AML. Pengguna jujur jarang menghadapi kendala ini, tetapi sumber dana mencurigakan bisa memicu peninjauan.

OKX juga mematuhi sanksi dengan melarang pengguna dari Krimea, Iran, Korea Utara, dan wilayah terlarang lainnya. Sikap mereka adalah “lebih baik patuh penuh daripada mempertaruhkan seluruh bisnis”—mirip Kraken atau Crypto.com, dibanding pendekatan Binance di masa awal yang lebih longgar. Bagi pengguna, ini berarti lebih sedikit kejutan, kepercayaan lebih tinggi, tetapi juga lebih sedikit anonimitas.

Setelah membahas status regulasi OKX, kita beralih ke pengalaman pengguna—mencakup antarmuka, aplikasi seluler, dan dukungan pelanggan. Sebagus apa pun fitur, sebuah bursa juga harus nyaman dan mudah dipakai.

Igor Lementov
Igor Lementov - Pakar Keuangan dan Analis di binary-smart.com


Artikel yang mungkin membantu Anda
Ulasan dan komentar
Jumlah komentar: 0
avatar