Halaman Utama Berita situs
Ulasan Daxbase 2025: Penipuan atau Tidak?
Updated: 04.05.2025

Ulasan Lengkap Daxbase: Pendapat Asli tentang Broker Scam (2025)

Daxbase adalah broker online untuk trading di pasar Forex dan CFD (serta opsi biner), yang menarik minat trader dengan janji kondisi unggul dan fitur inovatif. Perusahaan mengklaim memberikan akses ke puluhan instrumen keuangan—mulai dari pasangan mata uang dan mata uang kripto hingga indeks dan komoditas—melalui platform web miliknya. Fitur pembeda Daxbase termasuk penarikan hampir instan (kurang dari satu jam), dukungan video 24/7, dan fungsi untuk menyalin posisi trader sukses, sehingga layanan ini tampak menarik bagi pemula. Namun, setelah ditelaah lebih dalam, jelas bahwa broker ini tidak diregulasi oleh otoritas tepercaya mana pun dan memiliki reputasi yang beragam di forum-forum khusus.



Situs Resmi Broker DaxBase

Trading di pasar Forex dan opsi biner melibatkan risiko tinggi. Menurut beberapa data, sekitar 70–90% trader kehilangan dana mereka saat trading. Untuk meraih keuntungan konsisten, diperlukan pengetahuan khusus. Sebelum memulai, sangat disarankan mempelajari mekanisme instrumen tersebut secara mendalam dan bersiap menghadapi potensi kerugian finansial. Jangan pernah mempertaruhkan dana yang kehilangannya dapat berdampak negatif pada standar hidup Anda.

Sejarah Perusahaan dan Latar Belakang

Broker Daxbase memulai aktivitasnya pada akhir 2010-an. Berdasarkan sumber terbuka, perusahaan ini terdaftar di yurisdiksi lepas pantai—Kepulauan Marshall—dengan nama resmi DX Base LTD (alamat pendaftaran: Trust Company Complex, Ajeltake Road, Ajeltake Island, Majuro, Marshall Islands). Situs resmi Daxbase mulai aktif sekitar 2018, meski beberapa sumber mengklaim perusahaan ini berdiri sejak 2013. Bagaimanapun, hampir tidak ada informasi yang dapat diverifikasi mengenai pemilik sebenarnya atau pendiri broker ini: situsnya tidak memiliki halaman “Tentang Kami,” dan tidak ada data pendiri atau otoritas lisensi. Hal ini saja sudah cukup mengkhawatirkan, karena transparansi dan keterbukaan adalah ciri utama broker yang dapat dipercaya.

Kendati demikian, dalam materi pemasarannya, Daxbase menyebut dirinya sebagai broker global dengan teknologi canggih. Perusahaan menyatakan memproses lebih dari 10.000 transaksi per hari, melayani trader di seluruh dunia selama 24 jam nonstop. Broker ini mulai dipromosikan secara aktif sekitar 2019, termasuk di media sosial (misalnya Instagram) dan melalui program afiliasi. Diketahui bahwa Daxbase bekerja sama dengan jaringan afiliasi FinMinistry untuk menarik klien. Jaringan yang sama mencakup broker lain dengan pola serupa seperti BinaryCent, VideForex, IQCent, di antaranya, sehingga diduga ada keterkaitan antara Daxbase dengan grup perusahaan tersebut. Di komunitas trading berbahasa Rusia, kemunculan pertama tentang Daxbase terjadi sekitar 2019–2020. Saat itu, para ahli sudah meragukan keandalannya karena alasan pendaftaran di lepas pantai dan pemasaran agresif (misalnya, bonus deposit hingga 100%).

Puncak aktivitas Daxbase terjadi pada 2019–2020—periode di mana broker ini memperoleh sebagian besar kliennya dan mulai muncul di situs industri. Namun, pada 2021–2022, reputasinya merosot drastis: regulator memasukkan Daxbase ke daftar hitam, dan lebih banyak ulasan negatif bermunculan di forum (detail lebih lanjut di bagian “Ulasan”). Menjelang akhir 2022, situs resmi Daxbase sering tidak dapat diakses, dan Forex Peace Army serta sumber pemantau lain menunjukkan bahwa broker ini mungkin telah menghentikan operasinya. Meski demikian, masih ada beberapa ulasan yang menyebut Daxbase pada 2023 (kemungkinan karena platform tradingnya masih aktif untuk klien lama atau situs kloning). Secara keseluruhan, perjalanan Daxbase mencerminkan pola khas broker lepas pantai yang naik cepat lewat iklan agresif tetapi gagal mendapatkan kepercayaan jangka panjang dari trader.

Regulasi dan Keamanan di Daxbase

Daxbase tidak memiliki regulasi—perusahaan penyedia Digital Options Investment ini tidak memegang lisensi dari regulator keuangan mana pun (CySEC, FCA, ASIC, dll.). Perusahaan terdaftar di Kepulauan Marshall, sebuah zona lepas pantai yang memberlakukan sedikit persyaratan pada dealer Forex. Artinya, bisnis Daxbase tidak diawasi oleh pihak eksternal: tidak ada otoritas pemerintah atau lembaga kompensasi independen yang dapat melindungi trader jika broker tidak memenuhi kewajibannya. Pada dasarnya, klien Daxbase hanya dapat mengandalkan iktikad baik perusahaan, yang tentunya sangat berisiko. Peringkat ahli di Traders Union memberikan status broker ini sebagai broker dengan tingkat risiko tinggi dan skor keseluruhan keandalan hanya 3,98 dari 10.

Menariknya, situs Daxbase sendiri menggunakan frasa seperti “trade with regulated CFD broker,” yang bisa menyesatkan pengguna pemula. Nyatanya, tidak ada regulator yang mengawasi Daxbase—perjanjian pengguna menyatakan dengan jelas bahwa perusahaan tidak terdaftar di AS dan pada dasarnya beroperasi di luar yurisdiksi hukum ketat. Hal ini dibuktikan oleh fakta bahwa beberapa otoritas keuangan Eropa memasukkan Daxbase ke daftar peringatan. Misalnya, AMF Prancis menerbitkan peringatan tentang Daxbase pada April 2020, dan CNMV Spanyol mengeluarkan pemberitahuan serupa pada 2020. Pendaftaran di lepas pantai dan ketiadaan lisensi menjadi sinyal kuat yang menandakan broker ini cenderung tidak dapat diandalkan.

Terkait keamanan dana klien, Daxbase tidak memberikan jaminan apa pun. Tidak ada informasi apakah dana klien disimpan di rekening terpisah di bank—kemungkinan besar tidak. Broker ini juga tidak berpartisipasi dalam program kompensasi atau asuransi deposit (yang memang lazimnya hanya diikuti oleh entitas teregulasi). Satu-satunya langkah keamanan yang ditekankan Daxbase adalah perlindungan teknis transaksi: situs menggunakan enkripsi SSL 256-bit, bersama teknologi 3D Secure untuk pembayaran. Langkah ini hanya melindungi dari peretasan saat memasukkan data kartu, bukan perlindungan atas risiko finansial jika terjadi penipuan oleh broker.

Daxbase juga mengklaim menyediakan perlindungan saldo negatif. Secara teori, artinya trader tidak bisa kehilangan lebih banyak dana daripada yang ada di deposit mereka (bahkan jika terjadi pergerakan pasar mendadak). Namun, sukar untuk memverifikasi janji ini, mengingat sifat broker yang cenderung tertutup. Bagaimanapun, ketiadaan regulasi lebih dominan: trader tidak bisa mengajukan keluhan ke otoritas pengawas atau ke pengadilan di yurisdiksi yang teregulasi. Tak heran jika banyak pelaku pasar berpengalaman menyarankan menghindari Daxbase, meski kondisi yang ditawarkan terlihat menarik.

Kekhawatiran tambahan mengenai kredibilitas Daxbase adalah kinerja tim dukungan yang kurang memuaskan serta minimnya pengungkapan informasi penting. Sebagai contoh, pengujian independen menunjukkan perwakilan Daxbase tidak dapat menjelaskan ukuran spread dan bahkan salah memahami konsep spread versus leverage. Ketiadaan detail transparan tentang biaya dan kondisi di situs resmi juga kerap dikritik dalam ulasan sebagai kelemahan serius. Akumulasi semua hal ini menunjukkan bahwa standar layanan dan transparansi Daxbase jauh dari praktik terbaik di industri, yang semakin meningkatkan risiko potensi masalah.

Ringkasnya, dalam hal regulasi dan keamanan, Daxbase berada jauh di bawah standar rata-rata. Seperti diungkapkan salah satu ulasan, ada terlalu banyak tanda bahaya potensi penipuan untuk diabaikan begitu saja. Trader pada dasarnya tidak terlindungi—baik secara hukum maupun finansial—jika mereka bekerja sama dengan perusahaan ini. Berikutnya, kita akan menilai kondisi trading di Daxbase. Bisakah kondisi tersebut menutupi tidak adanya regulasi? (Bocoran: kemungkinan tidak, tapi mari kita ulas.)

Kondisi Trading di Daxbase

Terlepas dari kekurangan dalam hal regulasi, Daxbase mengklaim menawarkan kondisi trading yang kompetitif untuk menarik pemula maupun trader berpengalaman. Mari kita bahas parameter utamanya: platform trading, jenis akun, instrumen yang tersedia, leverage, program bonus, serta layanan penyalinan perdagangan. Kami juga akan menilai kualitas edukasi dan dukungan pelanggan.

Platform Trading Daxbase

Daxbase menggunakan platform trading milik sendiri (web trader) yang diakses melalui browser. MetaTrader 4/5 atau cTrader tidak didukung—platform trading opsi biner ini menghadirkan solusi khusus. Platform dirancang untuk desktop maupun perangkat seluler (tersedia versi mobile dari situs; tampaknya tidak ada aplikasi seluler khusus). Antarmuka Daxbase difokuskan pada kesederhanaan dan eksekusi order yang cepat. Ulasan menyebut platform ini mirip platform opsi biner: trader bisa menempatkan order hanya dengan satu klik, mengatur jumlah dan arah (Buy/Sell). Broker sendiri mengonfirmasi hal ini: ukuran order minimum adalah $1, dan payout opsi biner dapat mencapai 90% dari nilai stake. Parameter terakhir ini jelas menyerupai pola opsi biner (misalnya, investasi $100 bisa menghasilkan $190 bila prediksi benar, artinya profit 90%).

Trading CFD dan Forex di Platform DaxBase

Untuk analisis pasar, platform Daxbase menyediakan fitur cukup luas: lebih dari 80 indikator teknikal dan osilator bawaan dalam grafik. Trader bisa memilih jenis grafik (candlestick Jepang, garis, bar, dan lain-lain) serta rentang waktu yang berbeda-beda. Ada fitur manajemen risiko dasar (Take Profit dan Stop Loss) untuk trading CFD. Meski demikian, ulasan mencatat bahwa fungsi keseluruhannya masih kalah lengkap dibanding terminal standar seperti MT4/MT5. Misalnya, tidak ada dukungan untuk trading algoritmik atau robot, dan tidak bisa menginstal indikator atau skrip pihak ketiga. Platform ini terutama diarahkan pada trading manual yang cepat dan penyalinan sinyal dari trader lain.

Menggunakan Indikator di Platform Trading DaxBase

Salah satu “keunikan” Daxbase adalah sambungan video terintegrasi dengan dukungan pelanggan. Pada platform (atau situs), klien bisa berkomunikasi secara real-time via video chat dengan perwakilan broker. Daxbase mempromosikan ini sebagai keunggulan kompetitif untuk menyelesaikan masalah dan belajar langsung dari manajer. Memang, dukungan 24/7 secara live menjadi nilai plus perusahaan ini. Layanan diberikan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Rusia, Inggris, Tionghoa, Thai, dan lain-lain. Layanan sepanjang waktu seperti ini jarang dijumpai pada broker. Namun, seperti disebut sebelumnya, kualitas konsultasi diragukan (contohnya, staf mencampur istilah spread dengan leverage). Selain itu, video chat juga dimanfaatkan untuk pemasaran: manajer bisa langsung membujuk klien untuk deposit, menampilkan “wajah manusia” perusahaan. Bagi sebagian trader, pendekatan ini terasa mengganggu.

Patut dicatat bahwa trading via ponsel tetap dimungkinkan di Daxbase—melalui situs responsif atau platform web di browser ponsel. Tidak seperti IQ Option atau Exnova, Daxbase memang tidak menyediakan aplikasi terpisah di App Store/Google Play. Tetap saja, trading melalui ponsel bisa dijalankan meski dengan kenyamanan terbatas.

Sebagai kesimpulan, platform Daxbase mudah dipelajari namun terbatas fiturnya, berorientasi pada eksekusi cepat dan penyalinan. Platform ini mungkin cocok bagi trader pemula yang menghargai antarmuka intuitif, sementara peserta berpengalaman bisa jadi akan merasa kurang karena minimnya alat analisis teknikal lanjutan dan ketiadaan otomatisasi.

Alat Analisis yang Ditawarkan oleh Broker DaxBase

Jenis Akun Daxbase

Untuk menjangkau berbagai kategori trader, Daxbase menawarkan tiga jenis akun: Bronze, Silver, dan Gold. Perbedaannya terletak pada jumlah deposit awal dan layanan tambahan yang diberikan. Berikut tabel perbandingannya:

Jenis Akun Trading di Broker DaxBase

Jenis Akun Bronze Silver Gold
Minimum Deposit $250 $1,000 $3,000
Welcome Bonus 20% dari deposit 50% dari deposit 100% dari deposit
Akun Demo Ya (akun latihan disertakan) Ya Ya
Dukungan 24/7 Ya Ya Ya
Edukasi Trading – (tidak ada) Master class (sesi web) Pelatihan individu + master class
Personal Manager Tidak Tidak (hanya konsultasi umum) Personal Success Manager
Waktu Penarikan < 1 jam (prioritas standar) < 1 jam (prioritas lebih tinggi) < 1 jam (prioritas tertinggi)

Seperti terlihat, perbedaan utama ada pada jumlah deposit dan layanan tambahannya. Akun Bronze dasar senilai $250 ditujukan bagi pemula, memberi akses ke seluruh fitur inti (trading, menyalin, demo) dan dukungan pelanggan, plus bonus deposit 20%. Akun Silver ($1.000+) memiliki bonus lebih besar (50%) serta sesi master class—webinar atau kursus singkat dari perusahaan untuk meningkatkan keterampilan trader. Akun Gold ($3.000+) menargetkan investor yang lebih serius: bonus 100% menggandakan deposit, klien mendapat personal manager, dan semua fasilitas sebelumnya (webinar, penarikan prioritas, dll.).

Menariknya, tidak ada penjelasan yang jelas mengenai spread atau komisi untuk setiap jenis akun—broker biasanya membedakan akun melalui kondisi trading tertentu (misalnya spread lebih rendah pada akun VIP). Pada Daxbase, tampaknya semua kondisi eksekusi order sama, dengan perbedaan terutama di tingkat layanan. Ulasan independen membenarkan bahwa “situs Daxbase tidak menjelaskan bagaimana perbedaan akun selain bahwa Silver dan Gold mendapatkan master class dan personal manager.” Jadi, pilihan jenis akun lebih berdampak pada tingkat “dukungan broker” ketimbang parameter trading itu sendiri.

Perlu disebutkan adanya akun Islami (Swap-Free)—beberapa sumber menyatakan Daxbase menyediakan opsi swap-free atas permintaan, meski tidak dipromosikan di deskripsi jenis akun. Kemungkinan klien dari negara Islam bisa membukanya melalui dukungan pelanggan.

Secara keseluruhan, struktur tingkatan Daxbase menyerupai penawaran khas platform trading opsi biner lepas pantai: deposit lebih tinggi menjanjikan bonus lebih besar dan pendekatan yang lebih personal. Namun, trader harus ingat bahwa bonus Daxbase bukanlah “hadiah gratis” karena disertai persyaratan volume trading—sering dikenal sebagai “turnover bonus.” Dalam aturan bonus Daxbase, hal ini mungkin dijabarkan (misalnya harus trading 40 kali lipat jumlah bonus sebelum bonus dan profit yang terkait bisa ditarik). Meskipun ini praktik umum di industri, pemula mungkin tidak sadar bahwa menerima bonus 100% berarti harus menggandakan volume sebelum bisa menarik dana. Karena itu, bonus Daxbase bak pedang bermata dua: bisa menambah modal trading tetapi sangat mempersulit penarikan jika target turnover belum tercapai. Sebaiknya baca “aturan Bonus” dengan teliti di situs dan putuskan apakah bonus itu sungguh bermanfaat atau lebih baik trading hanya dengan dana pribadi.

Kondisi Trading Broker DaxBase

Leverage dan Instrumen Trading

Leverage (fasilitas pinjaman) di Daxbase dibatasi hingga 1:100, konon untuk “trader profesional.” Rasio 1:100 terbilang moderat bagi broker lepas pantai (seringnya mereka menawarkan hingga 1:500 atau bahkan 1:1000). Mungkin Daxbase sengaja tidak menaikkan leverage terlalu tinggi, untuk mengurangi risiko likuidasi klien secara cepat dan mempertahankan janji no negative balance. Bagi mayoritas pasangan mata uang, 1:100 sudah mencukupi untuk trading yang nyaman, meski ada kompetitor yang menawarkan lebih (misalnya, AMarkets sampai 1:3000). Tetap saja, membatasi leverage di 1:100 bisa lebih aman bagi pemula yang kerap overleverage dan mengalami kerugian besar.

Informasi tentang spread dan komisi di Daxbase tidak konsisten. Secara resmi, situs tidak mencantumkan rincian spread, tetapi sumber eksternal mencatat spread EUR/USD mulai “dari 1 pip.” Spread mungkin bersifat variabel tergantung volatilitas pasar, namun rata-rata berada di kisaran ~1–3 pip untuk pair mayor, tidak terlalu ketat namun juga tidak terlalu melebar. Sepertinya tidak ada biaya per-lot terpisah—Daxbase mendapat keuntungan utama dari spread. Selain itu, tidak ada biaya deposit/penarikan (lebih lanjut dijelaskan nanti). Jadi, biaya langsung ke klien hanya spread. Meski demikian, harus diingat bahwa tanpa regulasi, broker bisa saja melakukan manipulasi biaya atau memperlebar spread mendadak saat volatilitas—karena bebas mengatur atau memanipulasi quote.

Sementara itu, untuk instrumen keuangan, Daxbase mengklaim cakupan yang cukup luas untuk kategorinya. Kategori aset berikut tersedia:

  • Forex – pasangan mayor, minor, dan eksotik. Total sekitar 50 pair, termasuk EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dll.
  • Komoditas – minyak (Brent, WTI), logam mulia (emas, perak), mungkin gas, dan lainnya.
  • Indeks – indeks saham utama (S&P 500, Nasdaq, DAX, FTSE, dll.).
  • Saham (melalui CFD) – Apple, Tesla, Amazon, dan kemungkinan saham likuid lain.
  • Mata uang kripto – Bitcoin dan altcoin. Situs menyebut “15+ altcoin,” mungkin termasuk BTC, ETH, Litecoin, Ripple, Monero, dll.
  • Opsi biner – kategori terpisah: kontrak jangka pendek memprediksi arah pasar (mencakup mata uang, indeks, kripto). Daxbase membangun citranya sebagai platform yang menggabungkan trading CFD klasik dengan opsi biner.

Aset Trading yang Tersedia di Broker DaxBase

Total, broker menyatakan sekitar 100 aset yang dapat diperdagangkan—cukup lumayan untuk platform yang relatif baru. Meski broker multi-aset terkemuka mungkin menawarkan ribuan CFD, Daxbase setidaknya mencakup instrumen utama. Satu sorotan lain adalah kemungkinan trading akhir pekan, berkat mata uang kripto dan mungkin kontrak OTC indeks—dipromosikan sebagai trading 7 hari, berbeda dengan mayoritas dealer Forex yang hanya buka 5 hari seminggu.

Sebagai ringkasan: Daxbase menawarkan katalog yang cukup luas bagi sebagian besar trader, meskipun tidak sebanyak broker papan atas dengan ribuan aset. Leverage 1:100 terbilang konservatif namun masih rasional. Model komisi (hanya spread) nampak simpel, meski informasi pasti tentang biaya kurang transparan. Pertanyaan selanjutnya adalah seberapa mudah trader dapat benar-benar menarik profitnya, karena kondisi trading yang menarik tidak ada gunanya jika broker tidak membayar. Kita kupas di bawah ini.

Platform Trading Broker DaxBase

Bonus untuk Trader

Seperti disinggung, bonus di Daxbase terutama adalah Deposit Bonus pada deposit pertama, yang disesuaikan dengan besaran deposit: 20% untuk Bronze, 50% untuk Silver, dan 100% untuk Gold. Contohnya, deposit $3.000 (tingkat Gold) memberi tambahan $3.000 sebagai bonus, total $6.000 untuk trading. Ini penawaran yang sangat besar, melebihi banyak pesaing (umumnya menawarkan 20–50%). Tetapi, seperti sudah disebut, penerimaan bonus disertai syarat tertentu. Menurut Daxbase, dana bonus tidak bisa langsung ditarik—Anda harus lebih dulu memenuhi target volume trading (turnover). Meski persyaratan tepatnya tidak diumumkan, standar umumnya adalah 40 kali lipat jumlah bonus. Jadi, jika Anda menerima bonus $3.000, Anda mungkin harus mencapai volume $120.000 sebelum bonus atau profit terkait bisa dicairkan.

Kemungkinan Anda bisa menolak bonus saat deposit—banyak broker menyediakan opsi ini. Trader berpengalaman sering melakukannya, agar bebas menarik dana kapan pun tanpa batasan. Namun, pemula mudah tergiur bonus besar tanpa membaca ketentuan, lalu merasa dirugikan karena ternyata belum memenuhi turnover. Ada keluhan di ulasan Daxbase yang berbunyi “broker tidak membayar profit,” padahal sering kali masalahnya karena pengguna belum memenuhi syarat turnover program bonus.

Selain deposit bonus, Daxbase mengadakan berbagai kontes dan promosi. Di situsnya ada bagian “Contest,” kemungkinan memuat kompetisi trader dengan hadiah. Mungkin juga ada program rujukan (merujuk dari tab “Referrals” di situs), memberikan komisi pada klien yang membawa pengguna baru. Metode pemasaran agresif seperti ini jamak pada platform trading opsi biner lepas pantai yang ingin menggaet basis klien dengan cepat.

Pada intinya, bonus dan promosi Daxbase tidak menutupi ketiadaan regulasi. Terkadang perusahaan tak bertanggung jawab menawarkan bonus besar karena tak bisa menarik klien dengan reputasi baik. Tetaplah berhati-hati dengan penawaran bonus tinggi—“tak ada makan siang gratis.” Di Daxbase, bonus mungkin berguna jika Anda benar-benar aktif melakukan volume besar, tetapi bisa menjadi kendala besar bagi penarikan jika syarat turnover belum tercapai. Saran kami, bacalah “aturan Bonus” secara saksama dan pertimbangkan apakah bonus itu sepadan atau lebih baik dihindari.

Penyalinan Perdagangan (Social Trading)

Salah satu fitur yang paling digembar-gemborkan Daxbase adalah sistem menyalin posisi trader sukses. Slogannya: “Tidak punya pengalaman sebelumnya? Cukup salin trader yang paling sukses!” Fitur ini terintegrasi langsung di platform: setelah mendaftar dan mendanai akun, pengguna dapat memilih satu atau beberapa trader papan atas untuk diikuti, lalu setiap posisi yang dibuka “ahli” tersebut akan otomatis disalin secara proporsional dengan saldo pengguna. Intinya, Daxbase menghadirkan semacam jejaring social trading di dalam layanannya.

Cara kerjanya: antarmuka menampilkan statistik kinerja leader—profitabilitas, jumlah follower, tingkat risiko. Pengguna bisa mengklik untuk ikut. Lalu setiap posisi yang dibuka oleh “ahli” itu akan dibuka pula di akun follower (secara proporsional). Misalnya, jika sang leader mengelola dana $10.000 sementara Anda punya $1.000 (10 kali lebih kecil), maka posisi 1 lot sang leader akan menjadi 0,1 lot bagi Anda, dan seterusnya.

Bagi pemula, ini tampak menarik: tidak perlu analisis pasar sendiri, cukup temukan “guru” dan tiru perdagangannya otomatis. Daxbase jelas menargetkan pemula dengan fitur ini, mempromosikan “mudah mendapatkan keuntungan” selayaknya pro. Namun, tetap waspada. Tidak diketahui bagaimana Daxbase memilih “top trader” atau apakah akun-akun tersebut nyata. Dalam skenario terburuk, peringkat bisa saja direkayasa oleh broker. Kalaupun trader itu asli, kinerja lampau tidak menjamin hasil mendatang—menyalin selalu berisiko. Di lingkungan yang tidak jujur, operator platform bisa memanipulasi sistem agar follower merugi.

Kami tidak bisa menyatakan pasti bahwa Daxbase melakukan hal tersebut, tetapi tanpa pengawasan regulator, segala kemungkinan terbuka. Meski begitu, konsep social trading itu sendiri sah-sah saja, dan banyak perusahaan tepercaya yang menggunakannya untuk membantu pemula belajar sekaligus berpotensi meraih profit. Contohnya, eToro telah lama menawarkan social trading yang diregulasi. Daxbase, bagaimanapun, menggunakannya lebih sebagai pemikat untuk menutupi rendahnya tingkat kepercayaan. Materi promosi menekankan bahwa pemula bisa “hampir terjamin” mendapat profit dengan meniru “trader bintang.”

Jadi, meski penyalinan perdagangan adalah fitur menarik, efektivitasnya bergantung pada kualitas trader yang disalin dan transparansi statistik mereka. Tanpa regulasi, Anda tidak tahu apakah data tersebut kredibel. Kami sarankan memandang copy trading bukan sebagai “tombol uang,” melainkan cara belajar dari pelaku berpengalaman sambil tetap melakukan analisis mandiri.

Edukasi dan Dukungan Klien

Fasilitas edukasi di Daxbase cukup diperdebatkan. Di satu sisi, broker mengklaim memberi pelatihan pribadi untuk pengguna Silver/Gold—master class, webinar, konsultasi manajer. Namun di sisi lain, materi edukasi gratis yang memadai (artikel, video, kursus) hampir tidak ada di situs. Praktisnya, pemula dengan akun Bronze minim fasilitas “akademi” atau perpustakaan pengetahuan—hanya bagian FAQ dan beberapa saran dasar. Pendekatan seperti ini lazim di kalangan platform trading opsi biner lepas pantai: alih-alih program edukasi terstruktur, mereka mendorong pemula untuk menyalin trading atau menyerahkan dana ke personal manager.

Dukungan pelanggan Daxbase patut mendapat sorotan. Layanan 24/7 menjadi salah satu andalannya. Dukungan dapat dihubungi melalui berbagai saluran: live chat (termasuk video), email, dan telepon untuk berbagai negara. Kecepatan tanggapan diklaim luar biasa: respons langsung, proses penarikan konon kurang dari satu jam, dan sebagainya. Secara formal, Daxbase terlihat berupaya membuat klien merasa selalu “didampingi.” Ada beberapa ulasan yang memuji tim dukungan—misalnya kemudahan situs dan balasan cepat.

Namun, seperti telah dibahas, kualitas konsultasi ini masih diragukan. Saat pengujian, tim Daxbase tidak mampu menjelaskan spread dengan baik. Kami juga tidak tahu seberapa kompeten personal manager untuk akun Gold—terlalu sering, pada broker lepas pantai, “personal manager” lebih mirip sales yang tugasnya membujuk nasabah agar menyetorkan dana lebih besar atau melakukan lebih banyak transaksi, menguntungkan broker (terutama jika mereka berperan sebagai market maker). Dengan demikian, dukungan Daxbase tampaknya sebagian berfungsi sebagai saluran penjualan ketimbang murni layanan helpdesk. Ini ciri khas banyak broker online tak teregulasi—manajer tidak selalu termotivasi untuk membantu Anda profit, melainkan untuk meningkatkan volume trading.

Kesimpulannya, Daxbase hanya menyediakan sedikit sumber edukasi, selain beberapa master class bagi member VIP. Pemula diarahkan ke metode simpel seperti penyalinan perdagangan ketimbang pembelajaran menyeluruh. Dukungan klien memang 24/7 dan multisaluran, namun terutama berfokus untuk mempertahankan Anda tetap bertransaksi. Tidak realistis berharap manajer Daxbase benar-benar mengajarkan cara trading yang menguntungkan; kemungkinan besar mereka akan mendorong trading aktif dengan berbagai cara.



Deposit dan Penarikan

Operasi pembayaran adalah aspek krusial menilai platform trading opsi biner mana pun. Dalam hal Daxbase, perusahaan menarik perhatian dengan janji deposit dan penarikan cepat tanpa biaya. Mari kita tinjau cara mengisi saldo, seberapa lancar mencairkan keuntungan, dan apa saja potensi masalahnya.

Metode Deposit

Daxbase menyediakan beragam cara penyetoran dana—hal yang wajar karena broker ingin memudahkan klien untuk menambahkan dana. Metode yang tersedia mencakup:

  • Kartu bank (Visa/MasterCard) – pilihan paling populer. Deposit via kartu umumnya instan, meski dikenakan biaya 5% (dipungut penyedia pembayaran). Daxbase menyebut ini secara eksplisit; misalnya, deposit $500 melalui Visa akan menghasilkan $475 di akun.
  • Sistem pembayaran elektronik – ulasan menyebut Perfect Money dan Neteller. Mungkin Skrill atau e-wallet lain juga didukung, tetapi Perfect Money dan Neteller yang dipastikan. PayPal tidak didukung (umum di Forex).
  • Mata uang kripto – ini poin kuat Daxbase. Klien dapat mendanai akun langsung dengan kripto: Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Bitcoin Cash, Monero, dan lain-lain. Total “15+ altcoin” mungkin diterima. Deposit kripto umumnya diproses cepat (setelah beberapa konfirmasi jaringan), dan broker tidak mengenakan biaya (di luar miner fee).
  • Wire transfer – untuk jumlah lebih besar atau klien yang tak memiliki metode lain. Proses bisa memakan waktu beberapa hari. Daxbase tidak mengenakan biaya wire, meski bank pengirim bisa saja menerapkan biaya.

Metode Deposit dengan Broker DaxBase

Minimum deposit adalah $250 (tingkat Bronze). Jumlah ini tidak tergolong kecil untuk standar industri (banyak pesaing mengizinkan mulai $10 atau $100), menandakan Daxbase membidik nasabah yang bersedia mengambil risiko modal lebih besar sejak awal. Mungkin broker ingin menyaring klien berdeposit kecil.

Salah satu kelebihan adalah dana bisa langsung digunakan. Semua metode elektronik (kartu, e-wallet, kripto) akan langsung masuk ke akun, memungkinkan trading seketika. Daxbase mengklaim semua transaksi aman (SSL, 3D-Secure) dan dana klien disimpan di “bank Eropa terkemuka”—sulit diverifikasi, tetapi setidaknya mereka menyatakannya.

Secara singkat, deposit di Daxbase cukup mudah, dan variasi opsinya adalah nilai tambah. Broker jelas berupaya mempermudah proses deposit. Namun pertanyaan terpenting: Apakah penarikan profit semudah itu juga? Mari kita telusuri selanjutnya.

Syarat Penarikan

Daxbase sangat menonjolkan pencairan dana yang cepat—hampir semua ulasan menyebut proses penarikan kurang dari satu jam. Ini memang mengesankan, karena broker yang bahkan paling cepat sekalipun umumnya butuh beberapa jam hingga sehari. Daxbase mengusung slogan: “Withdrawals are super fast (about an hour).” Mereka juga mencantumkan tabel fitur dengan komisi penarikan $0. Pengecualian adalah penarikan ke kartu bank (Visa/MasterCard): seperti deposit, dikenakan biaya 5%. Artinya, Anda membayar 5% saat deposit dan 5% saat penarikan jika menggunakan kartu, sehingga total ~9,75% dari profit. Ini cukup tinggi. Banyak yang mungkin beralih ke opsi lain (Perfect Money atau kripto) yang bebas biaya broker. Kripto terutama nyaman bagi klien internasional karena tak perlu dokumen pajak atau perbankan—dana langsung masuk ke dompet kripto.

Jumlah penarikan minimum adalah $50; saldo lebih kecil tidak dapat ditarik, sehingga perlu menaikkannya terlebih dulu. Angka $50 cukup umum di kalangan broker seperti ini. Tampaknya tidak ada batas maksimum penarikan, selain batasan dari metode tertentu (misalnya limit ATM untuk kartu).

Sebelum penarikan pertama, Anda wajib melakukan verifikasi identitas (KYC). Daxbase meminta unggahan dokumen: paspor atau KTP, bukti alamat (tagihan utilitas), dan mungkin bukti kepemilikan kartu (foto kartu dengan sebagian digit tertutup). Ini prosedur standar anti-money-laundering di seluruh industri. Namun, beberapa keluhan menyatakan Daxbase memperlama proses verifikasi atau berulang kali meminta dokumen—mungkin berlaku untuk jumlah besar.

Apa kata ulasan nyata tentang penarikan? Platform resmi seperti Trustpilot minim data (akan dibahas di bagian berikut). Di forum, ada beberapa cerita pengguna. Sebagian mengaku berhasil menarik dana kecil ($200–$500) tanpa kendala, sedangkan pencairan jumlah lebih besar memicu penundaan. Ada pula yang melaporkan “pemeriksaan verifikasi” tak kunjung selesai atau bujukan langsung dari manajer agar terus trading dan menunda penarikan. Ulasan kritis menuduh Daxbase sistematis menghambat pencairan dalam jumlah besar hingga akhirnya saldo klien habis.

Karena Daxbase tidak teregulasi, pengguna hampir tak punya jalan hukum jika dananya ditahan. Tanpa lisensi, broker bebas menggunakan klausul perjanjian apa pun untuk membenarkan penundaan atau penolakan. Perusahaan yang teregulasi memberi opsi bagi trader untuk mengadu ke otoritas terkait atau mengajukan tuntutan. Dalam kasus Daxbase, Anda hanya bisa mengeluh di forum publik untuk memperingatkan orang lain.

Secara teknis, implementasi sistem pembayaran Daxbase di atas kertas memang terlihat menarik: banyak pilihan, waktu cepat, nol biaya, dan batas penarikan rendah. Bahkan broker papan atas pun biasa memerlukan 1–3 hari untuk pemrosesan dan menerapkan biaya tertentu. Jadi, jika Anda memercayai klaim mereka, Daxbase terlihat ideal soal pembayaran. Namun, reliabilitasnya patut dipertanyakan, mengingat status broker yang meragukan secara keseluruhan. Proses deposit yang amat lancar tidak banyak berarti jika penarikan profit besar akhirnya diblokir.

Ulasan Trader Sesungguhnya tentang Daxbase

Terlepas dari pernyataan resmi dan klaim pemasaran, tolok ukur paling jujur adalah pengalaman nyata para klien. Kami menelusuri testimoni di berbagai platform—dari situs khusus (Trustpilot, Sitejabber, Forex Peace Army) hingga forum diskusi dan media sosial—dan sayangnya, mayoritas tidak berpihak pada Daxbase.

Di Trustpilot, situs ulasan konsumen terkemuka, Daxbase tidak memiliki profil. Ini cukup aneh, karena biasanya perusahaan membuat halaman resmi untuk memantau dan menanggapi ulasan. Ketiadaan profil dan skor TrustScore menandakan broker mungkin menghindari platform ulasan besar karena takut komentar negatif. Begitu pula di Forex Peace Army (FPA), forum lama untuk ulasan broker Forex, tidak ditemukan ulasan pengguna tentang Daxbase, dan status broker tercatat sebagai “not functioning, website offline.” Akibatnya, komunitas tidak memberikan penilaian kepercayaan resmi (padahal broker terkenal seringkali mengumpulkan ribuan ulasan dengan skor rata-rata 3–4 dari 5).

Kendati begitu, kita bisa menemukan opini trader di situs dan forum lain. Misalnya, portal Rusia Vklader yang memfokuskan diri pada penipuan keuangan memasukkan Daxbase ke daftar hitam, dan para pengguna berbagi pengalaman negatif di sana. Keluhan utamanya antara lain:

  • Kecurigaan penipuan: Banyak yang menyebut Daxbase sebagai “scam,” mengacu pada pendaftaran di lepas pantai dan ketiadaan lisensi. Trader berpengalaman langsung waspada dengan hal seperti ini. Beberapa bahkan menuduh tegas: “Mereka penipu—jangan terlibat, Anda akan kehilangan uang.”
  • Masalah penarikan: Topik berulang adalah penarikan dalam jumlah kecil berjalan mulus, tetapi jumlah besar sering tertunda. Ada yang mengaku tak pernah menerima dananya kembali, terutama jika depositnya besar dengan bonus 100% (yang mana mustahil dipenuhi turnover-nya).
  • Manipulasi platform: Beberapa pengguna menduga kutipan harga Daxbase tak mencerminkan harga pasar sesungguhnya. Keluhan seperti “grafik buatan”—ada lonjakan tiba-tiba yang menabrak stop-loss atau menggagalkan opsi biner, padahal tidak terjadi di chart pasar riil. Ini ciri klasik “broker nakal” bila mereka mengendalikan seluruh penetapan harga internal.
  • Manajer yang terus menekan: Klien dari CIS melaporkan bahwa setelah mendaftar, mereka terus-menerus ditelepon oleh staf berbahasa Rusia, mendesak untuk deposit lebih besar dan mengambil bonus demi naik ke akun Gold. Sebagian merasa ini sangat mengganggu: “Mereka menelepon dari nomor tidak dikenal, memaksa saya setor dana lagi.”
  • Ulasan positif: Jumlahnya sangat sedikit, tetapi memang ada. Beberapa pemula yang baru mencoba akun demo atau berhasil menarik profit kecil menulis komentar antusias, seperti “platform bagus, uang datang dalam 30 menit, saya rekomendasikan broker ini.” Misalnya di WikiFX, ada satu ulasan positif tentang kemudahan antarmuka dan klaim sedang menguji akun demo. Namun, ulasan semacam ini kerap tampak dangkal atau mungkin dibuat-buat demi PR.

Tentu saja, ulasan online bersifat subjektif. Pengguna yang kecewa lebih terdorong menulis review daripada yang pengalamannya “biasa saja” atau baik-baik saja. Tidak semua mengalami masalah—barangkali ada yang berhasil menarik profit dengan nominal kecil secara bertahap. Terlebih karena beberapa fitur platform memang mudah (penarikan cepat, dukungan 24/7, dsb.). Meski demikian, laporan negatif jauh lebih menonjol, sehingga reputasi Daxbase tergerus berat.

Peninjau independen (bukan klien, tapi pakar industri) juga menyuarakan hal yang sama. Kami sempat menyebut artikel investfox yang menyimpulkan: “Daxbase bukan perusahaan tepercaya… Kami tidak menyarankan broker ini pada pembaca.” Sumber lain, ForexNewsNow, merilis artikel berjudul “Is DaxBase a legitimate broker or a scam to avoid?” yang menyoroti ciri scam klasik—kurangnya info pendaftaran, entitas lepas pantai, tiadanya lisensi sah—dan menutup dengan kesimpulan “DaxBase scam is real.”

Dari segi penilaian numerik, di samping skor 3,98/10 versi TradersUnion, investfox memberi Daxbase nilai 2,75 dari 5, termasuk kategori di bawah rata-rata. WikiFX menyematkan skor sekitar 1/10 untuk aspek keamanan, meski kriteria mereka tidak sepenuhnya jelas.

Secara keseluruhan, reputasi Daxbase di mata trader tergolong negatif. Ia dipandang sebagai platform trading opsi biner lepas pantai tanpa regulasi dengan risiko penipuan tinggi. Hampir tidak ada kisah sukses autentik, sedangkan peringatan dan ulasan buruk melimpah. Ini alarm serius bagi siapa pun yang mempertimbangkan Daxbase—kemungkinan besar tidak layak menempatkan uang Anda di sini. Meski begitu, demi kelengkapan, mari bandingkan Daxbase dengan beberapa pesaing yang disebutkan, yakni IQ Option, AMarkets, dan Exnova, untuk melihat bagaimana posisinya di antara penyedia yang lebih mapan.



Igor Lementov
Igor Lementov - Pakar Keuangan dan Analis di binary-smart.com


Artikel yang mungkin membantu Anda
Ulasan dan komentar
Jumlah komentar: 0
avatar