Ulasan trader dan pakar TeleTrade: apakah broker ini bisa dipercaya atau justru penipuan? (2025)
TeleTrade merupakan salah satu broker forex tertua, beroperasi sejak 1994. Selama beberapa dekade di pasar, broker ini membangun jaringan kantor yang luas (sebelumnya lebih dari 220 cabang di 30 negara) dan basis klien jutaan orang. Dalam ulasan ini, kami akan menilai TeleTrade dari berbagai sisi: keandalan dan regulasi, kondisi trading, layanan tambahan, kualitas dukungan, masukan dari trader sungguhan, serta membandingkan TeleTrade dengan kompetitor — AMarkets, Alpari, FXPro, dan RoboForex — pada parameter kunci. Anda akan mengetahui pendapat pengguna dan pakar: apakah TeleTrade penipuan atau bukan, kelebihan dan kekurangannya, serta apakah layak membuka akun di sini.
Daftar Isi
- Keandalan dan Regulasi TeleTrade
- TeleTrade – penipuan atau bukan?
- Penghargaan dan Reputasi Perusahaan
- Tinjauan Kondisi Trading TeleTrade
- Layanan Tambahan TeleTrade
- Perbandingan dengan Kompetitor (AMarkets, Alpari, FXPro, RoboForex) pada Parameter Kunci
- Layanan Pelanggan dan Dukungan Teknis
- Kelebihan dan Kekurangan TeleTrade – Pendapat Pakar
- Ulasan Trader Nyata tentang TeleTrade
- FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang TeleTrade
- Kesimpulan
Keandalan dan Regulasi TeleTrade
Keandalan broker adalah hal mendasar saat memilih tempat trading, sebab seorang trader mempercayakan dananya pada perusahaan. TeleTrade telah berada di pasar lebih dari 30 tahun, yang sudah menunjukkan banyak hal. Tetapi bagaimana dengan regulasi dan keamanan dana kliennya? Mari kita lihat lisensi TeleTrade, reputasi perusahaan, dan menentukan apakah TeleTrade penipuan atau bukan dari sisi badan pengawas serta pakar independen.
Lisensi TeleTrade dan Keamanan Dana
Regulasi: Merek TeleTrade diwakili oleh beberapa badan hukum. Struktur utamanya, TeleTrade-DJ International Consulting Ltd., mendapatkan lisensi dari Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC, lisensi No.158/11) sejak 2011. Memiliki lisensi Eropa berarti TeleTrade mematuhi persyaratan MiFID II dan berpartisipasi dalam CySEC Investors’ Compensation Fund (perlindungan hingga €20.000 per klien). Artinya, jika terjadi force majeure, klien divisi Eropa TeleTrade dilindungi oleh regulator Uni Eropa.
Sementara itu, untuk melayani klien di negara-negara CIS, TeleTrade beroperasi melalui perusahaan internasional yang terdaftar di lepas pantai — TeleTrade D.J. LLC (St. Vincent and the Grenadines). Pendaftaran di offshore adalah praktik umum di kalangan broker, memungkinkan mereka menawarkan kondisi lebih fleksibel (misalnya leverage 1:500) tanpa batasan ketat dari regulator yang tegas. Namun, yurisdiksi lepas pantai itu sendiri tidak memberikan perlindungan setara lisensi UE atau misalnya pengawasan FCA (Inggris). Di Rusia, TeleTrade sebelumnya memiliki lisensi forex dealer lokal melalui LLC “Teletrade Group” dan menjadi anggota SRO AFD (Association of Forex Dealers). Namun pada Desember 2018, Bank Sentral Rusia mencabut lisensi beberapa dealer forex besar sekaligus, termasuk Teletrade Group. Alasannya adalah pelanggaran regulasi berulang. Pada 27 Januari 2019, TeleTrade secara resmi berhenti beroperasi sebagai dealer forex berlisensi di Federasi Rusia. Meskipun demikian, merek internasional tetap berjalan melalui entitas luar negeri — kebanyakan trader Rusia masih bisa membuka akun di situs TeleTrade dan trading dengan divisi offshore atau dengan entitas Eropa (yang sempat di-rebranding menjadi Earn pada era 2020-an).
Keamanan dana
Terlepas dari masalah dengan lisensi Rusia, TeleTrade mengklaim tetap menjaga dana klien. Perusahaan menempatkan dana klien di rekening terpisah pada bank besar, memisahkannya dari modal perusahaan (standar industri). TeleTrade juga merupakan anggota The Financial Commission, sebuah organisasi internasional yang memediasi sengketa antara trader dan broker, sekaligus memiliki dana kompensasi hingga €20.000.
Contohnya, kompetitor AMarkets secara gamblang menegaskan perlindungan kepentingan klien melalui The Financial Commission — TeleTrade juga terdaftar sebagai anggota FinCommission, meski tidak terlalu menonjolkan hal ini di situsnya. Jadi, meski ada nuansa regulasi, TeleTrade telah memiliki langkah-langkah keamanan dasar: rekam jejak lama tanpa kebangkrutan, lisensi CySEC Eropa (untuk sebagian klien), dan keanggotaan di dana kompensasi eksternal.
Saat menilai keandalan, reputasi perusahaan di komunitas juga penting. Selama bertahun-tahun, TeleTrade memperoleh berbagai penghargaan profesional, namun tak lepas dari kritik. Kami akan meninjau pendapat klien TeleTrade dan alasan beberapa orang curiga penipuan di bagian selanjutnya.
TeleTrade – penipuan atau bukan?
Pencarian “TeleTrade penipuan atau bukan” cukup sering muncul di internet. Rekam jejak broker yang panjang dan pemasaran agresif memunculkan ribuan ulasan, dari yang memuji hingga sangat negatif. Mari perjelas alasan tuduhan penipuan dan seberapa kuat dasar klaim tersebut.
Di satu sisi, TeleTrade memiliki regulasi resmi dan tingkat transparansi yang tidak lazim untuk operasi penipuan murni. Broker ini berlisensi CySEC, rutin melaporkan ke regulator, dan bisnis Eropanya diawasi ESMA. TeleTrade juga pernah menerima penghargaan dari berbagai pameran internasional dan komunitas profesional, sering kali khusus untuk keandalan (contohnya, “Most Reliable Forex Broker” 2015, 2016, dan 2017 dari MasterForex-V EXPO). Sangat tidak mungkin “broker abal-abal” murni akan diganjar gelar “Broker Paling Andal Tahun Ini” secara terbuka.
Di sisi lain, ada beberapa fakta dalam sejarah TeleTrade yang memicu keraguan. Pertama, pencabutan lisensi di Rusia: Bank Sentral menemukan berbagai pelanggaran (dari masalah pelaporan hingga informasi situs yang kurang akurat). Ini merusak reputasi broker: TeleTrade harus menutup kantor resmi di Rusia, dan regulator secara langsung menggolongkan perusahaan tersebut sebagai forex dealer ilegal di pasar Rusia. Walau TeleTrade terus beroperasi di luar negeri, hal ini meninggalkan kesan negatif — banyak trader menganggapnya sebagai bukti ketidakjujuran.
Kedua, terdapat ulasan klien negatif. Di sejumlah platform review populer, TeleTrade mendapat rating rendah. Misalnya, di Otzovik, rata-rata nilainya hanya 1,7 dari 5 (49 ulasan, 0% merekomendasikan broker). Pengguna mengeluh tentang telepon yang terus-menerus, tekanan dari manajer personal, serta kendala penarikan dana. Dalam satu ulasan, klien menceritakan dirinya diyakinkan untuk mengambil pinjaman dan menginvestasikannya dalam trading dengan janji untung besar, yang berakhir “semuanya merugi kecuali perusahaan.” Ia menilai satu-satunya keunggulan TeleTrade hanyalah “kepiawaian mereka membujuk, menjanjikan, dan menipu.” Trader lain menyebut “perusahaan menyesatkan klien, membicarakan profit dengan modal minimal… Yang didapat hanya stres.” Keluhan juga muncul soal sikap kasar dukungan pelanggan atau manajer yang menghilang saat penarikan sisa saldo, atau mencoba membujuk klien untuk terus trading.
Komentar demikian memunculkan kesan TeleTrade hanyalah contoh klasik pemasaran forex agresif era 2000-an, menarik pemula dengan janji gampang kaya, mengajari melalui kursus gratis, lalu mendorong mereka menyetorkan dana besar. Jika klien merugi (dan banyak pemula memang merugi), itu dianggap risiko pasar. Dengan sekian banyak cerita serupa, timbul rumor “penipuan.” Namun, perlu dicatat bahwa tidak ada ulasan yang membuktikan manipulasi harga atau kegagalan membayar profit. Umumnya ini lebih pada rasa kecewa klien karena harapan yang kelewat tinggi.
Portal analisis independen juga berbeda pendapat tentang TeleTrade. Misalnya, BrokerChooser di 2025 memberi penilaian negatif, menyatakan bahwa “TeleTrade bukan broker yang dapat diandalkan karena tidak diatur oleh otoritas keuangan dengan standar ketat.” Para ahli merekomendasikan menghindari broker ini karena tidak berada di bawah pengawasan top-tier (sebagian meragukan ketegasan CySEC). Mereka tidak menuduh TeleTrade menipu secara langsung, melainkan mengkritik keterbatasan transparansi di bawah standar tinggi (FCA, ASIC, dll.).
Jadi, TeleTrade bukanlah penipuan resmi — ia punya lisensi, memenuhi kewajiban finansial, dan klien menerima dana mereka saat penarikan. Namun, reputasinya tidak sepenuhnya bersih karena skandal lisensi serta banyaknya ulasan negatif. Kemungkinan besar, masalah utama adalah ketidaksesuaian antara promosi dan kenyataan: TeleTrade gencar menggaet trader pemula dengan janji keuntungan cepat, dan saat harapan tersebut tak tercapai, timbul perasaan tertipu. Sarannya sederhana: perlakukan risiko dengan realistis. Jika Anda mengelola risiko dengan benar, memanfaatkan layanan TeleTrade secara bertanggung jawab, dan menghindari pinjaman demi trading, kecil kemungkinan Anda akan merasa ditipu.
Penghargaan dan Reputasi Perusahaan
Terlepas dari kontroversi, tidak dapat disangkal bahwa TeleTrade adalah merek yang diakui di industri ini. Selama bertahun-tahun, perusahaan ini dianugerahi berbagai penghargaan best-in-class, terutama di lingkup finansial berbahasa Rusia:
- Best Broker in Europe 2018 (IAFT Awards) – Berdasarkan jajak pendapat independen terhadap 200.000 trader, TeleTrade menerima penghargaan sebagai broker terbaik di pasar Eropa.
- Most Reliable Forex Broker 2015, 2016, 2017 (oleh MasterForex-V Academy) – selama tiga tahun berturut-turut, TeleTrade memenangkan gelar ini di MasterForex-V EXPO. Akademi tersebut menyoroti “reputasi perusahaan yang terjaga dan kualitas layanan yang tinggi.”
- Best Forex Broker for Beginners 2016 (KROUFR Awards) – pada acara di Moskow, TeleTrade diakui terbaik bagi pemula, berdasarkan voting terbuka.
- Brand No.1 in Russia (2015) – TeleTrade menang di kategori “Forex Dealer” pada ajang penghargaan nasional “Brand No.1,” dengan seremoni diadakan di Istana Kremlin.
- Selain itu, TeleTrade berulangkali diakui untuk analitik terbaik (MasterForex-V awards 2013–2016), layanan terbaik untuk manajer dana (KROUFR 2016), dan penghargaan lainnya.
Daftar apresiasi tersebut menunjukkan bahwa di kalangan profesional, TeleTrade pernah dipandang sebagai penyedia terkemuka. Mereka khususnya sangat aktif meraih penghargaan di pertengahan 2010-an, sebelum permasalahan dengan Bank Sentral Rusia.
Kini, reputasi TeleTrade bisa digambarkan sebagai “popularitas bercampur.” Di satu sisi, ini salah satu merek Forex paling dikenal: hampir semua trader berbahasa Rusia pernah mendengar TeleTrade. Mereka adalah pelopor di wilayah CIS, membuka kantor di berbagai kota, mensponsori program TV dan radio keuangan, dan analisnya sering dikutip media. Ini membawa rasa hormat sebagai “veteran pasar.”
Di sisi lain, banyak cerita negatif memunculkan sinisme atau ketidakpercayaan di antara sebagian trader. Bahkan terdapat istilah slang yang mengacu pada broker ini sebagai “Teledreyd,” menyoroti asosiasi kerugian dana. Meski begitu, perusahaan terus beroperasi dan melayani ribuan klien. Pengalaman panjang dan skala besar menandakan tingkat keandalan, karena skema murni penipuan tidak mungkin bertahan bertahun-tahun di bawah sorotan publik. Untuk penilaian akhir, kita perlu melihat bukan hanya ulasan, melainkan juga kondisi trading nyata TeleTrade, yang akan dibahas berikutnya.
Tinjauan Kondisi Trading TeleTrade
Sekarang kita beralih ke sisi praktis — apa saja yang ditawarkan TeleTrade bagi aktivitas trading sehari-hari? Di sini, kami mengulas ragam instrumen trading, tipe akun, platform, spread, komisi, swap, leverage, dan kualitas eksekusi order. Semua aspek ini menentukan seberapa nyaman dan menguntungkan trading bersama broker. TeleTrade memposisikan diri sebagai broker CFD internasional besar dengan akses ke banyak pasar. Seberapa luas pilihannya? Apakah spread kompetitif? Mari kita telaah.
Instrumen Trading
TeleTrade menyediakan akses ke beragam instrumen di pasar keuangan. Berdasarkan situs resminya dan sumber lainnya, klien memiliki lebih dari 200 aset dari beragam kelas:
- Forex (mata uang): pasar mata uang klasik — major (EUR/USD, GBP/USD, dll.), minor, dan cross-rate. Total sekitar 50 pasangan mata uang, termasuk yang eksotis. Beberapa sumber menyebut sekitar 28 pasangan utama, mencakup kebutuhan Forex standar.
- Saham: CFD atas saham perusahaan global. Platform mencakup saham AS (Apple, Google, Tesla, dll.), saham Eropa, dan kemungkinan saham Rusia (meski mungkin dihapus setelah 2022). Totalnya ratusan saham melalui CFD. Ada juga CFD atas beberapa ETF, memungkinkan Anda trading sekumpulan aset.
- Indeks saham: indeks ekuitas populer dalam bentuk CFD — S&P 500, Nasdaq, Dow Jones, DAX, Nikkei, dan lain-lain. Ini cara mudah berspekulasi pada pergerakan menyeluruh pasar saham.
- Komoditas: logam (emas, perak, platinum), energi (WTI, Brent, gas alam), dan produk agrikultur (kopi, gula, dll., meski daftarnya bervariasi). Biasanya komoditas inti tersedia.
- Kriptokurensi: TeleTrade turut menawarkan CFD atas Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple, dan lainnya. Beberapa akun berfokus pada kripto, tetapi umumnya bisa juga diperdagangkan di akun standar, 24/7.
- Obligasi: menurut keterangan di situs, TeleTrade menawarkan CFD atas obligasi tertentu (mungkin US Treasuries). Ini instrumen yang cukup jarang di broker ritel, tetapi TeleTrade berupaya menghadirkan cakupan luas.
- CFD atas futures: mungkin ada beberapa CFD yang terkait kontrak berjangka komoditas atau indeks, meski data pastinya terbatas. Kebanyakan instrumen ditawarkan sebagai CFD yang merefleksikan harga futures.
Dengan demikian, cakupan TeleTrade setara dengan broker multi-aset terkemuka. Trader dapat mengeksekusi EUR/USD, minyak, saham Apple, hingga Bitcoin di platform yang sama. Keragaman ini cocok bagi yang ingin diversifikasi lintas pasar. Misalnya, Anda bisa trading indeks Eropa di pagi hari, mata uang di siang hari, lalu saham AS atau minyak di malam hari.
Perlu diingat, seluruh instrumen TeleTrade berupa CFD (Contract for Difference), artinya Anda tidak memiliki aset dasar (misalnya saham) secara langsung, tetapi berspekulasi atas selisih harga. Ini hal umum di kalangan broker forex, memungkinkan penggunaan leverage dan short selling tanpa pengiriman fisik.
Bagi investor jangka panjang, TeleTrade bahkan menawarkan akun Invest khusus tanpa leverage, dipromosikan sebagai alternatif investasi saham (akan dibahas nanti). Secara keseluruhan, dari sisi variasi pasar, TeleTrade cukup memuaskan: forex, pasar saham, komoditas, kripto — semuanya dapat diakses. Ini nyaman jika Anda ingin berganti fokus tanpa pindah broker atau platform.
Tipe Akun
TeleTrade menyediakan beberapa tipe akun untuk memenuhi kebutuhan beragam jenis trader, mulai dari pemula dengan dana kecil hingga spekulator profesional. Saat ini, ada 4 tipe akun live utama + satu akun demo:
- Akun Cent: disiapkan khusus bagi pemula. Mata uang akun adalah cent USD (1 USD = 100¢). Deposit minimum hanya $10 (setara 1.000 cent). Kondisi trading menyerupai akun standar (eksekusi market, instrumen sama), tetapi semua volume diperkecil 100 kali. Di akun ini, 1 lot = 1.000 unit mata uang dasar (bukan 100 ribu), sehingga memungkinkan trading dengan mikro-lot atau pecahan yang lebih kecil lagi. Lot minimum 0.01 (setara 0.0001 lot standar — sekitar $0.1 per pip di EUR/USD). Ini cocok untuk menguji strategi di pasar real dengan risiko kecil. TeleTrade menyatakan bahwa kualitas eksekusi di akun Cent sama dengan ECN atau NDD, hanya nominalnya lebih kecil. Banyak broker menyediakan akun seperti ini bagi latihan; TeleTrade pun demikian. Jika Anda pemula, TeleTrade kerap menyarankan, “Mulai tanpa risiko besar — coba akun cent.” Namun, ingat bahwa leverage bisa hingga 1:500, jadi meski jumlahnya kecil, penggunaan lot berlebihan bisa menguras dana dengan cepat.
- Standard (MT4 NDD): akun utama untuk sebagian besar trader, dikenal juga sebagai MetaTrader 4 NDD (No Dealing Desk). Dahulu mungkin disebut “Standard” atau “Classic.” Intinya, Anda trading via MT4 dengan spread mengambang dan tanpa markup tetap, tetapi ada komisi 0.007% dari volume. Itu setara sekitar $7 per $100.000 (1 lot) satu arah, dan $14 per round turn. Sebelumnya, TeleTrade pernah memiliki spread tetap 3 pip di EUR/USD tanpa komisi, namun sekarang dengan model NDD, spread mengambang mulai ~0.8 pip ditambah komisi. Berdasarkan standar saat ini, biaya tersebut terbilang cukup tinggi, sebab beberapa kompetitor hanya mengenakan $5–$8 per lot round turn. Kendati demikian, banyak klien TeleTrade mengonfirmasi biaya total masih wajar jika bukan tipe scalper. Deposit disarankan sekitar $100–$300 demi kenyamanan; secara resmi bisa mulai $50, tapi praktiknya lebih baik $300+. Leverage maksimal hingga 1:500, lot minimum 0.01.
- MT5 ECN: akun lanjutan di platform MetaTrader 5 dengan eksekusi ECN (Electronic Communication Network). Ditujukan bagi trader aktif yang menginginkan spread ketat dan eksekusi cepat. Spread mulai 0.2 pip, namun komisi 0.008% (~$8 per lot satu arah, $16 round turn). Beberapa pesaing mengenakan komisi lebih rendah ($3–$5 RT), jadi ini bisa terasa mahal bagi scalper, meski spread mentahnya sangat tipis. Leverage hingga 1:500, stop-out 20%. Deposit minimum sekitar $100–$200. Akun ini hanya untuk MT5.
- MT5 Invest (TeleTrade Invest): akun khusus bagi investor, bukan trader harian. Fitur khasnya adalah tanpa leverage (1:1) dan bebas swap atau biaya tersembunyi saat trading saham/ETF. Pada dasarnya, ini memungkinkan Anda memegang CFD atas saham dan ETF layaknya investasi jangka panjang. Mengapa demikian? Di akun Forex biasa, Anda membayar swap setiap malam jika memakai leverage, sedangkan di sini tanpa leverage berarti tak ada swap. Broker memperoleh pendapatan dari komisi 0.3% atas volume trading, dengan spread mendekati harga pasar. Singkatnya, TeleTrade Invest berfungsi seperti akun saham tradisional di MT5, menawarkan 500+ instrumen (saham, ETF). Bagi investor yang lebih suka tanpa margin dan ingin menghindari penutupan paksa saat fluktuasi besar, ini bisa menarik. Stop-out di 10%, yang berarti posisi baru akan ditutup jika portofolio Anda turun lebih dari 90%. Dengan tanpa leverage, skenario itu kecil kemungkinannya. Deposit minimum kemungkinan lebih tinggi (mungkin $1.000, walau TeleTrade tidak menyebut jelas).
Sebelumnya, TeleTrade sempat menawarkan akun terpisah untuk kripto dan akun Professional/Sharp ECN, namun di 2025 tampaknya digabung dalam lini produk saat ini. Kripto bisa ditrading di akun biasa, dan Sharp ECN kurang-lebih sama dengan MT5 ECN.
Bagi pemula, TeleTrade menyediakan akun demo — akun latihan gratis dengan dana virtual dan tanpa risiko. Demo tersedia di MT4 maupun MT5 dan bisa dibuat langsung di Area Pribadi. Ini prosedur standar untuk menguji strategi dan menilai platform TeleTrade sebelum menginvestasikan dana sungguhan.
Secara keseluruhan, beragam akun TeleTrade cukup fleksibel. Anda bisa memilih Cent untuk berlatih dengan dana minim, Standard (MT4) untuk trading sehari-hari, ECN (MT5) bagi trader canggih yang mengutamakan spread rendah, serta Invest (MT5) untuk investasi atau copy trading.
Perlu diingat bahwa untuk membuka akun trading, Anda harus registrasi di situs resmi TeleTrade dan memverifikasi identitas. Prosesnya standar: isi formulir (nama, email, telepon), konfirmasi email, lalu unggah dokumen (KTP/paspor) untuk verifikasi di area personal. Sesudah itu, Anda bisa deposit dan mulai trading. Kami akan membahas langkah registrasi ini lebih jauh di bagian FAQ.
Platform Trading
TeleTrade mendukung platform klasik yang sudah teruji waktu: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5, meliputi versi desktop, web, dan mobile. Broker ini tidak menawarkan platform khusus (sebagian kompetitor memilikinya), tetapi berfokus pada solusi yang familier. Berikut opsi yang tersedia:
- MetaTrader 4 (MT4): terminal legendaris untuk trading Forex online. TeleTrade menyediakan MT4 untuk Windows, plus aplikasi seluler untuk Android dan iOS. MT4 banyak dipilih trader karena kesederhanaannya, penggunaan resource rendah, dan komunitas yang besar. Ada charting lanjutan, indikator teknikal, serta dukungan Expert Advisor (EA) dalam MQL4. TeleTrade menerapkan eksekusi pasar (NDD) di MT4, sehingga tidak ada requote. Para pengguna juga mengonfirmasi hal tersebut: “Quote TeleTrade selalu mengikuti pasar, mereka tak melakukan trik bucket shop,” ujar salah satu klien, membandingkan dengan broker nakal. Instalasi cukup satu menit dari situs broker, atau Anda bisa memakai MT4 WebTrader di browser tanpa unduh. Web terminal ini praktis untuk akses di luar komputer pribadi.
- MetaTrader 5 (MT5): versi lebih baru dari MetaQuotes. TeleTrade menyediakan MT5 untuk akun ECN dan Invest. MT5 memiliki lebih banyak timeframe (21 vs. 9), kalender ekonomi terintegrasi, depth of market (Level 2) untuk ECN, tipe order tambahan (Buy Stop Limit/Sell Stop Limit), dan seterusnya. MT5 ideal bagi Forex maupun trading saham/ETF (penting untuk Invest). Tersedia versi desktop Windows, MT5 Web, serta aplikasi seluler iOS/Android. TeleTrade menekankan kecepatan tinggi dan MQL5 yang lebih maju untuk trading algoritmik. Jika Anda ingin trading saham atau menggunakan copy strategy, MT5 mungkin lebih cocok. Ulasan soal eksekusi ECN MT5 di TeleTrade umumnya positif, menyoroti eksekusi cepat tanpa lag.
- Aplikasi seluler: TeleTrade tidak memiliki aplikasi mobile berlabel sendiri, tetapi Anda dapat mengunduh aplikasi resmi MT4/MT5 dari App Store atau Google Play, lalu menghubungkannya ke server TeleTrade. Dari situs broker, tersedia panduan instalasi. Ini memungkinkan Anda memantau dan trading di mana saja — sebuah fitur wajib di era modern. Walau MT4/MT5 seluler lebih terbatas (indikator lebih sedikit, tanpa algo trading), sudah cukup untuk memantau posisi.
- TeleTrade SyncTrading App (aTrader): Beberapa ulasan lama menyebut aplikasi aTrader milik TeleTrade untuk akses akun. Mungkin itu platform mobile warisan atau antarmuka copy-trading. Dalam ekosistem terkini, TeleTrade terutama fokus pada MT4/MT5. Untuk copy trading, ada antarmuka web khusus dan halaman ranking strategi, sehingga aplikasi proprietary terpisah tidak begitu krusial.
Catatan bahwa TeleTrade tidak menawarkan cTrader (yang disediakan FxPro atau RoboForex), maupun platform web khusus seperti R StocksTrader (RoboForex). Mungkin sebagian trader merindukannya. Meski begitu, mengandalkan MT4/MT5 adalah pilihan konservatif tapi andal, mengingat melimpahnya EA, skrip, dan indikator pihak ketiga untuk platform tersebut.
Keuntungannya, semua platform TeleTrade mendukung sinyal dan copy trading (akan dibahas selanjutnya) dan memungkinkan trading instrumen apa saja (termasuk saham dan kripto) dalam satu terminal. Contohnya, MT5 TeleTrade benar-benar multi-aset: Anda dapat membeli CFD Apple sambil membuka chart EUR/USD di antarmuka yang sama.
Kesimpulannya, TeleTrade menyediakan rangkaian platform yang familier tanpa fitur berlebihan: MT4 dan MT5. Pemula dapat memulai dengan MT4 klasik, sementara trader mahir mungkin lebih memilih MT5 ECN. Akses web dan mobile juga tersedia. Pengguna umumnya jarang mengeluhkan masalah teknis: “tanpa freeze yang sering” menjadi salah satu komentar positif tentang TeleTrade.
Spread, Komisi, dan Swap
Komponen biaya — spread (selisih harga beli dan jual), komisi trading dari broker, dan swap (biaya inap) — sangat menentukan biaya transaksi Anda. Mari kita lihat berapa TeleTrade membebankan, dan bandingkan dengan standar pasar.
Spread: TeleTrade menerapkan spread mengambang pada sebagian besar instrumen, tergantung tipe akun:
- Akun Standard (MT4): spread mengambang EUR/USD rata-rata berkisar 1.0–1.5 pip. Bisa serendah ~0.8 pip saat pasar tenang, dan melebar ke 2–3 pip saat volatilitas tinggi. Dulu, ada yang menyebut spread tetap 3 pip untuk TeleTrade, namun itu model lama. Untuk pair mayor (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY) biasanya ~1–2 pip, sedangkan aset eksotis lebih besar. Emas mungkin sekitar 25–30 sen, S&P 500 <1 poin, Dow Jones 2–3 poin, minyak (Brent/WTI) sekitar 5–6 sen, kripto bisa lebih lebar (mis. spread Bitcoin $50–$100). Secara umum, spread di akun standar ini berada di kisaran rata-rata industri atau sedikit lebih tinggi. Beberapa broker seperti RoboForex atau AMarkets juga sekitar ~1.2 pip di EUR/USD, jadi TeleTrade serupa.
- Akun ECN (MT5): spread jauh lebih ketat, mulai 0.2 pip, sering 0.3–0.5 pip pada EUR/USD. Di momen tenang, bisa 0.1 pip, mencerminkan harga mentah interbank. Namun Anda membayar komisi tambahan (dibahas di bawah), jadi total biaya = spread + komisi. Meski begitu, bagi scalper atau trader news, spread ketat ini menguntungkan.
- Akun Invest: spread saham sangat tipis (mendekati harga bursa). Contohnya, Apple bisa cuma selisih $0.05, ETF SPY $0.01, dsb. TeleTrade tidak melebarkan spread, melainkan mengambil komisi 0.3% saat transaksi. Jadi spread kurang relevan di sini; komisi yang menjadi penentu.
Komisi: TeleTrade menerapkan komisi di beberapa jenis akun/instrumen:
- Standard (MT4 NDD): 0.007% volume trading (~$7 per lot standar satu arah, $14 per round turn per lot). Untuk 0.1 lot, sekitar $1.4 per round turn, dst.
- ECN (MT5): 0.008% volume (~$8 per lot satu arah, $16 per round turn). Banyak broker lain mengenakan komisi lebih rendah ($3–$5 RT). Ini bisa terasa mahal untuk scalper, meski spread mentahnya menutupi sebagian.
- Cent Account: umumnya sama dengan Standard (0.007%), tapi karena denominasi akun dalam cent (1 cent = $0.01), nominal komisi jadi sangat kecil untuk volume mini.
- Invest Account: 0.3% dari nominal perdagangan. Misal, jika Anda membeli CFD saham senilai $1.000, maka membayar $3 saat buka dan $3 saat tutup ($6 total, atau 0.6% round turn). Beberapa aset mungkin pakai formula per lembar saham ($0.008–$0.025 per lembar), tetapi kira-kira setara 0.3%. Ini tergolong normal untuk komisi ekuitas dengan volume menengah.
- Kriptokurensi: TeleTrade umumnya tidak membebankan komisi terpisah; pendapatan didapat dari spread yang lebih lebar atau biaya inap tertentu. Referensi lama menyebut spread kripto ~1%, namun pastikan di spesifikasi terbaru. Biasanya tidak ada komisi langsung untuk CFD kripto.
Swap: Swap adalah biaya inap yang mencerminkan perbedaan suku bunga pada mata uang atau aset lain. TeleTrade mengenakan swap untuk Forex standar, indeks, komoditas, tetapi tidak selalu untuk saham atau kripto. Tarif spesifik tertera di spesifikasi. Contohnya, EUR/USD bisa ~- $10 per lot/hari di posisi beli dan +$2 untuk jual (sekadar contoh) karena selisih suku bunga. Emas biasanya swap negatif (~- $5 per lot/hari). Minyak menggunakan rollover CFD ketimbang swap. TeleTrade juga menyediakan akun bebas swap (Islamic) untuk alasan agama, yang mungkin menerapkan biaya lain setelah jangka tertentu.
Simpulnya, TeleTrade tidak mematok biaya yang paling murah. Spread di akun standar cukup fair, tapi komisi tambahan membuatnya sedikit di atas beberapa broker yang “tanpa komisi.” Di akun ECN, spread mentah sangat rendah, tapi komisi lebih tinggi daripada kompetitor, yang bisa menggerus profit scalping. Bagi trader swing atau menengah, selisih ini mungkin kurang signifikan.
Contoh: Anda trading 1 lot EUR/USD dengan profit 30 pip. Di TeleTrade Standard, Anda membayar komisi ~$14, mengurangi profit bersih. Dengan broker tanpa komisi tapi spread 1.5 pip, Anda membayar ~$15 per lot (spread). Hasilnya hampir sama. Tapi jika membandingkan TeleTrade ECN ($16 RT) dengan, misalnya, AMarkets ECN ($5 RT) dan sama-sama spread mentah ~0.3–0.5 pip, TeleTrade jadi lebih mahal. Trader scalper dengan frekuensi tinggi mungkin memilih biaya lebih rendah.
Secara umum, spread dan komisi TeleTrade masih tergolong wajar bagi kebanyakan trader ritel, terutama jika Anda bukan pemburu pip kecil. Namun, memang ada kompetitor yang menawarkan biaya lebih kompetitif. TeleTrade membebankan biaya demi layanan dan brand-nya, jadi perhitungkan hal itu sebelum memutuskan.
Leverage
Leverage adalah kunci di trading Forex/CFD, memungkinkan Anda membuka posisi yang jauh lebih besar dari modal sendiri. TeleTrade sejak lama menawarkan leverage tinggi, terutama melalui entitas offshore yang tidak terikat batas ESMA di UE.
Leverage maksimum TeleTrade adalah 1:500 pada instrumen mayor (mata uang, logam). Artinya dengan $100, Anda bisa mengendalikan posisi hingga $50.000. Ini dulunya standar industri. Regulator Eropa membatasi leverage di 1:30 untuk klien ritel, tapi broker offshore (seperti TeleTrade D.J. Ltd.) masih menawarkan 1:500 atau lebih.
Rincian:
- Pasangan Forex: hingga 1:500 (beberapa pasangan eksotis mungkin 1:200). Pair mayor umumnya dapat 1:500 penuh.
- Logam: emas, perak bisa 1:100 atau 1:200. Kadang TeleTrade mencantumkan 1:500 untuk emas di MT5 ECN, tetapi tergantung spesifikasi.
- Indeks, minyak: umumnya 1:100 atau 1:200. Cek spesifikasi kontrak untuk masing-masing indeks.
- Saham (CFD): biasanya 1:5 atau 1:10. Di akun Invest, leverage 1:1, jadi tanpa margin. Di akun CFD normal, ada sedikit leverage.
- Kriptokurensi: cenderung lebih rendah (1:5, 1:2, atau 1:1) karena volatilitas tinggi. TeleTrade tak merinci di situs, tetapi kemungkinan sekitar 1:5 untuk koin utama.
- Akun Cent: umumnya sama hingga 1:500. Pemula tetap harus berhati-hati.
TeleTrade mungkin juga menerapkan penurunan leverage seiring meningkatnya total volume posisi (tiered margin). Misalnya, di atas 20 lot, leverage turun ke 1:200, di atas 50 lot turun ke 1:100, dan sebagainya.
Banyak pengguna menganggap leverage tinggi sebagai keunggulan (bisa “modal sedikit, lot besar”), tetapi risikonya juga meningkat. Leverage 1:500 mudah menghabiskan akun kecil secara cepat. Pakar biasanya menyarankan pemula tidak melebihi 1:100. Saat TeleTrade berlisensi di Rusia, leverage dibatasi 1:50. Kini, lewat jalur offshore, leverage 1:500 masih ditawarkan dan dipromosikan sebagai benefit. Rival seperti AMarkets atau Alpari bahkan menawarkan hingga 1:3000, sementara FxPro sama-sama 1:500. Jadi penawaran TeleTrade tergolong standar. Bagi kebanyakan trader ritel, 1:500 sudah lebih dari cukup.
Jika Anda mendaftar di divisi Eropa TeleTrade (dengan merek Earn), leverage dibatasi aturan ESMA: 1:30 untuk FX mayor, 1:20 emas, 1:2 kripto, dll. Tapi mayoritas klien CIS memilih entitas offshore untuk 1:500.
Eksekusi Order
Kualitas dan kecepatan eksekusi order sangat penting, terutama bagi scalper dan trader aktif. Mari kita lihat bagaimana TeleTrade mengeksekusi transaksi Anda.
Model eksekusi: TeleTrade menyatakan model NDD (No Dealing Desk) di akun utama, artinya order Anda langsung diteruskan ke pasar (melalui agregator likuiditas) tanpa intervensi dealer. Praktiknya adalah Market Execution — Anda dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia. Bisa terjadi slippage kecil sesuai volatilitas dan ukuran transaksi. Tidak ada requote, sejalan dengan lingkungan MT4/MT5 NDD. Pengguna mengonfirmasi: “tidak ada requote di TeleTrade,” sesuai model NDD sesungguhnya.
Kecepatan: Secara resmi, TeleTrade tidak mempublikasikan waktu eksekusi rata-rata, tapi umumnya sekitar ~100–300 ms. Beberapa broker menyebut “99,9% order dalam 0,03s.” TeleTrade mungkin tak secepat itu, tapi biasanya di bawah satu detik. Ulasan jarang mengeluh soal keterlambatan; sebagian justru menyebut “order dieksekusi seketika,” meski itu tentu subjektif.
Slippage: Dengan market execution, harga final dapat sedikit berbeda dari harga permintaan saat pasar bergerak cepat atau order besar. Tidak ada indikasi slippage berlebihan atau “stop-hunting.” Bahkan, beberapa pakar menyatakan TeleTrade “belum pernah ketahuan melakukan trik bucket-shop,” menunjukkan kesesuaian dengan kutipan pasar riil.
Stop/Limit Order: Di MT4/MT5, TeleTrade mengizinkan pending order standar (Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, Sell Stop) tanpa jarak minimal dari harga terkini, tipikal lingkungan NDD. Tersedia juga trailing stop, SL/TP, dan sebagainya. Di MT5, Anda punya tipe Stop Limit order.
Gap akhir pekan: Seperti broker lain, TeleTrade dapat melebarkan spread atau menyesuaikan margin jelang akhir pekan atau libur untuk membatasi risiko gap. Namun, broker ini tidak terkenal menerapkan kebijakan ekstrem. Mungkin ada margin akhir pekan 1:50, tapi banyak klien TeleTrade menyebut tidak ada kejutan berarti selain pelebaran spread normal.
Trading news: TeleTrade tidak melarang scalping atau news trading dalam perjanjian pengguna, sehingga Anda boleh trading saat rilis data ekonomi, tetapi harus siap menghadapi volatilitas dan lonjakan spread.
Stop Out: Level Stop Out 20% di mayoritas akun, kecuali Invest 10%. Ini standar di broker Forex/CFD ritel: jika rasio ekuitas/margin mencapai 20%, sistem akan menutup posisi yang merugi terbesar terlebih dahulu.
Ulasan nyata: Komentar positif pelanggan sering menyoroti “eksekusi cepat dan tidak macet,” “tidak ada masalah penarikan profit, semuanya jelas.” Ini menandakan sisi teknisnya stabil. Keluhan negatif lebih banyak soal kerugian trading atau perilaku manajer, bukan eksekusi order itu sendiri. Hampir tak ada yang menuduh “manipulasi harga” atau “margin call tak jelas,” tanda khas broker curang. TeleTrade tampaknya tidak bermasalah di aspek ini.
Kesimpulannya, TeleTrade menawarkan eksekusi NDD/ECN yang layak. Kemungkinannya sudah cukup bagi 99% trader ritel. Meski beberapa scalper algoritmik berfrekuensi tinggi mungkin mencari broker dengan server LD4 dan komisi $1/lot, TeleTrade menyasar khalayak luas yang menginginkan stabilitas, slippage normal, dan quote asli. Bagian selanjutnya membahas layanan tambahan TeleTrade: solusi investasi, copy trading, edukasi, bonus, dan kemitraan.
Ulasan dan komentar